Untukmu yang muda, yang ukuran hidupmu di masa depan secara bersama akan menjadi ukuran bangsa ini, sadarilah bahwa ...
Jika engkau tidak mengindahkan hatimu dengan cinta dan kasih sayang,
bangsa ini akan gelisah dengan pertengkaran dan pengutamaan kepentingan
masing-masing, dan keluarga yang anggotanya saling mengkhianati satu
sama lain.
Jika engkau tidak setia kepada kejujuran dan niat baik, engkau akan menjadi pemimpin yang tidak jujur atau menjadi rakyat yang diperdaya oleh kepalsuan pemimpinnya.
Jika engkau tidak meluaskan kebaikan agama dan keyakinanmu sebagai
rahmat bagi sesamamu, bangsa ini akan menjadi ajang kebencian antara
orang-orang yang ber-Tuhan kepada Tuhan yang sama.
Jika engkau
lamban membarukan sikap dan perilakumu, jika engkau enggan meningkatkan
pengetahuanmu, jika engkau lebih tertarik kepada pekerjaan karena janji
uang pensiunnya, dan engkau tidak merindukan kemandirian dari
kewira-usahaan; negara ini hanya akan menjadi bangsa yang menunggu
gajian dan tidak akan pernah menjadi negara yang maju, yang kuat
ekonominya, dan yang dihormati dalam pergaulan dunia.
Bangsa ini dibangun oleh pemuda, dulu, sekarang, dan di masa depan.
Sumpah kita untuk kebesaran bangsa dan negara sudah terdengar menggelegar.
Hari ini, marilah kita buktikan bahwa tindakan kita sesuai dengan kebesaran sumpah kita sebagai pemuda.
Kitalah penentu kebaikan bangsa.
Jayalah Indonesia.
Mario Teguh - Bangga menjadi pribadi Indonesia
No comments:
Post a Comment
Silakan tulis komentar anda disini, terimakasih.