Showing posts with label Kumpulan Puisi. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Puisi. Show all posts

Friday, 22 July 2011

- BINGKAI HATI -

Cinta hatiku,
aku terlalu bahagia memiliki dirimu,
Andai kini dirimu terluka,
ibarat aku berjalan tanpa cahaya,
Mungkin aku tahu,
aku tidaklah sesempurna,
Namun demi CINTA ini,
aku akan menyayangimu,
dengan cara yang sempurna,
Aku tak akan bersuara,
jika dirimu kekurangan,
Aku lebih bahagia,
dapat menjadi bingkai hatimu,
Pengorbananku tak pernah ku bicarakan,
Kesetiaanku tak pernah goyah,
Walau badai datang melanda,
Kejujuranku melebihi bahasa,
Kepercayaanmu selalu ku jaga,
Aku takkan pernah menanyakan,
seberapa besar dan seberapa dalam,
cintamu untukku,
Kerana ku tahu CINTA itu,
tak dapat diukur dengan apapun,
Kerana CINTA tulus itu mengalir,
tanpa ada sesiapa yang dapat menghalangnya...about love again..

** Perkenankan Aku Mencintai-MU Semampuku**












Tuhanku,
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu…
Lembar demi lembar kitab kupelajari…
Untai demi untai kata para ustadz kuresapi…
Tentang cinta para Nabi.
Tentang kasih para sahabat.
Tentang mahabbah para sufi.
Tentang kerinduan para syuhada.
Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam.
Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme yang mengawang di awan…

Tapi Ya Rabbi,
Berbilang detik, menit, jam, hari,bulan dan kemudian tahun berlalu…
Aku berusaha mencintai-Mu dengan cinta yang paling utama, tapi…
Aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu…
Aku makin merasakan gelisahku membadai…
Dalam cita yang mengawang.
Sedang kakiku mengambang, tiada menjejak bumi…
Hingga aku terhempas dalam jurang
Dan kegelapan…

Wahai Illahi,
Kemudian berbilang detik, minit, jam, hari, bulan dan tahun berlalu…
Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi
dan menegakkan jiwaku kembali.
Menatap, memohon dan menghiba-Mu...

Allahu Rahiim, Illahi Rabbii,
Perkenankanlah aku mencintai-Mu, Semampuku

Allahu Rahmaan, Ilaahi Rabii
Perkenankanlah aku mencintai-Mu Sebolehku
Dengan segala kelemahanku.

Ya Illahi,
Aku tak sanggup mencintai-Mu
Dengan kesabaran menanggung derita
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al Musthafa.
Kerana itu izinkan aku mencintai-Mu
Melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu
Atas derita batin dan jasadku
Atas sakit dan ketakutanku.

Ya Rabbii,
Aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar,
yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasul-Mu bagi diri dan keluarga.
Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad.
Atau Uthman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan din-Mu.
Izinkan aku mencintai-Mu, melalui seringgit-dua yang terulur
pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan,
pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di tepi jambatan.
Pada makanan–makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan.

* ARTI CINTA*

 
 
 
 
 
 
Aku bertanya pada Alam semesta tentang arti “CINTA”, ..

lalu satu demi satu mereka menjawab … !!!

Bumi menjawab:
****************
“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang diinjak dan dihinakan, tetapi ia tak peduli. Pikir Cinta hanya memberi, dan itu sajalah inginnya.”
Air menjawab:
*******************
“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan keterikatan, kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan

Api menjawab:
****************
“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala. Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”

Angin menjawab:
******************
“CINTA adalah hembusan yang menebar sayang tanpa tahu siapa tujuannya. Orang bilang ia buta, sebab itu inginnya. Ia tak terlihat, tapi tanpanya segala raga akan hampa.”

Langit menjawab:
******************
“CINTA adalah luasan tanpa batas. Luasnya tiada makhluk yang tahu. Kecuali bahwa cinta itu bahagia yang biru, atau derita kelam yang kelabu

Matahari menjawab:
**********************
“CINTA adalah hidup untuk memberi energi kehidupan dan cahaya harapan
Ia tak akan lelah memberi sampai ia padam dan mati.”

Pohon menjawab:
******************
“CINTA adalah akar yang menopang segalanya. Ia tulus hingga tak perlu terlihat dan dikenal. Tapi ia terus memberi agar batang bahagia tetap kokoh abadi, berbuah dan berbunga indah.”

Gunung menjawab:
*********************
“CINTA adalah rasa yang menjulang tinggi. Rasa itu demikian tenang dan menyejukkan. Namun saat gundah, Ia akan meleburkan sekelilingnya dengan lautan larva cemburu yang membara.”

Lalu, Aku bertanya pada CINTA:
“Wahai CINTA, apakah sebenarnya arti dirimu??”

CINTA menjawab:
****************
“CINTA ...

adalah engkau patuh terhadap-Nya, meski kau tak melihat-Nya. Engkau tidak mencium-Nya atau meraba-Nya, tapi engkau patuh karena engkau merasa akan hadir-Nya. Sebab CINTA bukan indera, tapi adalah rasa.”

“CINTA ...

adalah engkau takut akan amarah-Nya, dan takut jika Ia meninggalkanmu. Takut jika Ia tak menyukaimu lagi. Lalu engkau mencari-cari alasan untuk selalu dekat dengannya, bahkan jika engkau harus menderita, atau yang lebih mengerikan dari itu.”

“CINTA ..

adalah engkau menyimpan segala harapan pada-Nya dan tidak pada yang lain. Engkau tidak mendua dalam harapan, dan demikian selamanya. Cinta adalah engkau setia menjadi budak-Nya, yang engkau hidup untuk-Nya dan mati untuk kesukaan-Nya akan dirimu, hidup dan mati untuk Dia. Engkau berusaha sekerasnya agar engkau diakui, hanya sebagai budak, sebagai hamba.”

“Diatas segalanya, CINTA adalah engkau merasa kasih sayang yang tunggal yang tidak engkau berikan pada yang lain, selain pada-Nya. Engkau rindu akan hadir-Nya dan melihat-Nya. Engkau suka apa yang Ia sukai dan benci apa yang Ia benci, engkau merasakan segala ada pada-Nya dan segala atas nama-Nya.”

Aku lantas bertanya pada CINTA:
“Bisakah aku merasakannya?”

" DITERIMAKAH TAUBATKU...??? "



Perbuatan maksiat ibarat api
Sementara kegelapan ibarat asapnya
Laksana orang yang menyalakan perapian di rumah selama 70 tahun,
Bukankah rumah tersebut akan menjadi gelap dan hitam?

Demikian pula dengan Qalbu,
Ia akan menjadi gelap karena tumpukan maksiat
Ia baru menjadi bersih dengan tobat kepada Allah
Kehinaan, Kegelapan dan hijab terkait erat dengan maksiat.
Jika engkau bertobat kepada Allah ,
Bekas-bekas noda itupun menjadi sirna
Kalau saja aku tahu termasuk apa aku dihadapan-Mu
Wahai yang maha mengetahui kegaiban
Bagaimana Engkau akan menyikapi dosa-dosaku?
Wahai sang Maha Pengampun dosa
dengan apa aku harus mengakhiri amal perbuatanku?
Wahai Sang Maha pembolak-balik hati...

Aku Takut Ya Rabb... Aku malu pada-Mu
Saat Engkau menegakkan keadilan-MU
Rasul-Mu bersabda :
" SESUNGGUHNYA ORANG YANG MERUGI (MISKIN) DARI UMATKU YAITU MEREKA YANG DATANG PADA HARI KIAMAT DENGAN MEMBAWA AMAL SHALATNYA, PUASANYA DAN ZAKATNYA. TETAPI IA TELAH MENYAKITI HATI ORANG, MEMAKI SESEORANG, MENUDUH ORANG LAIN, MAKAN HARTA ORANG LAIN, MEMBUNUH ORANG DAN MEMUKUL ORANG. MAKA DIBERIKANLAH KEBAIKAN ORANG INI KEPADANYA. JIKA TELAH HABIS KEBAIKANNYA SEBELUM IA DIADILI LALU DIBAWALAH DOSA-DOSANYA (KESALAHANNYA) YANG DISERAHKAN PADANYA(SEBAGAI GANTI) LALU DIBAWA ORANG ITU YANG MERUGI KEDALAM NERAKA ( HR Muslim)

Bertahun-tahun tersesat dilorong-lorong kehidupan
Menyusuri gang-gang kemunafikan
Menghantarkan kepada kezaliman
Berapa banyak hati yang terluka dengan janji-janji palsu yang kutaburkan
Berapa banyak kata-kata manis, rayuan dan harapan kusemai dihati mereka
Berapa banyak hati yang ku khianati setelah mereka menitipkan hatinya padaku
Menyakiti hati-hati yang tak berdosa..
Karena nafsu rendah dalam diri

Berapa banyak hak orang lain yang termakan
Berapa banyak hak fakir miskin yang tak tersalurkan
Dalam limpahan kekayaan aku lupa sebagian adalah titipan
Dalam kesuksesan aku lupa ini adalah ujian
Dalam kesombongan dan keangkuhan...
Ada rasa bangga menyaksikan hati yang memelas,
menangis, memohon padaku

Berdiri angkuh dihadapan orang-orang yang berharap ...
Tertawa dihadapan hati-hati lemah yang berhasil kutundukkan....
Demi kepuasanku....
Isak tangis kepedihan, air mata luka, wajah memelas penuh harap
Hati yang mungkin hancur tanpa bentuk....

Wajah- wajah itu... mata-mata itu... tangis- tangis itu....
Kata-kata yang memelas ..dan ratapan tak berdaya itu ....
Oh Tuhanku...Ya Rabbi
Semua itu kini membayangi ku
Mengiringi langkahku di saat aku mencoba kembali ....

Monday, 6 June 2011

Sudah Bersediakah Anda Ketika Dipanggil Pulang Oleh Allah SWT ?!!!


Bersihkanlah dirimu sebelum kamu dimandikan!
Berwudhu'lah kamu sebelum kamu diwudhu'kan!
Bersolatlah kamu sebelum kamu disolatkan!
Tutuplah rambutmu sebelum rambutmu ditutupkan!
Dengan kain kafan yang serba putih!
Pada waktu itu tidak guna lagi bersedih....
Walaupun orang yang hadir itu merintih....
Selepas itu kamu akan diletakan di atas lantai....
Lalu dilaksanakanlah solat Jenazah
Dengan empat kali takbir dan satu salam
Berserta Fatihah, Selawat dan doa....
Sebagai memenuhi tuntutan Fardhu Kifayah
Tapi apakah empat kali takbir itu dapat menebus....
Segala dosa meninggalkan solat sepanjang hidup?
Apakah solat Jenazah yang tanpa rukuk dan sujud....
Dapat membayar hutang rukuk dan sujudmu yang telah luput?
Sungguh tertipulah dirimu jika beranggapan demikian....
Justru ku menyeru sekalian Muslimin dan Muslimat....
Usunglah dirimu ke tikar Solat....
Sebelum kamu diusung ke liang lahat....
Menjadi makanan cacing dan mamahan ulat!
Iringilah dirimu ke masjid....
Sebelum kamu diiringi ke Pusara!
Tangisilah dosa-dosamu di dunia....
Kerana tangisan tidak berguna lagi di alam baqa'!
Sucikanlah dirimu sebelum kamu disucikan!
Sedarlah kamu sebelum kamu disedarkan.. ..
Dengan panggilan 'Izrail yang menakutkan!
Berimanlah kamu sebelum kamu ditalkinkan!
Kerana ianya berguna untuk yang tinggal....
Bukan yang pergi!
Beristighfarlah kamu sebelum kamu diistighfarkan!
Namun ketika itu istighfar tidak menyelamatkan!
Ingatlah di mana saja kamu berada.....
Kamu tetap memijak bumi Tuhan!
Dan dibumbungi dengan langit Tuhan!
Serta menikmati rezeki Tuhan!
Justeru bila Dia menyeru,....
Sambutlah seruan-Nya Sebelum Dia....
memanggilmu buat kali yang terakhirnya!
Ingatlah kamu dahulu hanya....
setitis air mani yang tidak berarti!
Lalu menjadi segumpal darah!
Lalu menjadi seketul daging!
Lalu daging itu membaluti tulang!
Lalu jadilah kamu insan yang mempunyai arti....
Ingatlah asal usulmu yang tidak bernilai itu....
Yang kalau jatuh ke tanah Ayam tak patuk itik tak sudu!
Tapi Allah mengangkatmu ke suatu mercu....
Yang lebih agung dari malaikat!
Lahirmu bukan untuk dunia....
Tapi gunakanlah ia buat melayar bahtera akhirat!
Sambutlah seruan 'Hayya 'alas Solaah'....
Dengan penuh rela dan bersedia!
Sambutlah seruan 'Hayya 'alal Falaah'..
Jalan kemenangan akhirat dan dunia!
Ingatlah yang kekal ialah amal....
Menjadi bekal sepanjang jalan!
Menjadi teman di perjalanan. ..
Guna kembali ke pangkuan Tuhan!
Pada hari itu tiada berguna. Harta, tahta dan putera....
Isteri, credit card dan kereta....
condominium, saham dan niaga....
Kalau dahi tak mencium sajadah di dunia!!!
' Saling berpesan-pesan untuk kearah kebaikkan'

By: Khalifah di bumi ALLAH

Monday, 30 May 2011

UNTUKMU SAHABATKU

Ya Allah...
Panjangkanlah umur sahabatku..
Kurniakanlah kesehatan yang baik padanya,
terangi hatinya dengan nur iman-Mu ya Allah..
Tetapkanlah hatinya, perluaskanlah rezekinya,
dekatkanlah hatinya kepada kebaikan,
jauhkanlah hatinya pada kejahatan,
tunaikanlah hajatnya baik hajat dalam agama,
dunia dan akhirat..

Ya Muhaimin...
Jika dia jatuh hati izinkanlah dia menyentuh hati
seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu agar
tidak terjatuh dia dalam jurang cinta nafsu ..
Jagalah hatinya agar tidak berpaling daripada
melabuhkan hatinya pada hati-Mu..
Jika dia rindu, rindukanlah dia pada seseorang
yang merindui syahid di jalan-Mu..

Ya Allah...
Jangan biarkan sahabatku tertatih dan terjatuh
dalam perjalanan panjang menyeru manusia kejalan-Mu.
jika kau halalkan aku merindui sahabatku, janganlah
aku melampaui batas sehingga melupakan daku pada cinta
hakiki, rindu abadi dan kasih sejati hanya untuk-Mu..

Ya Allah ...
Kurniakanlah sahabatku KeSenangan, KeTenangan,
KeCemerlangan dan Hidayah dari-Mu dalam menempuh
romantisan kehidupan serta liku-liku hidup mereka di dunia
dan di akhirat kelak..Insya-Allah.

Ya Alhanan...
Allah Yang Maha Merindukan...
aku merindukan sahabat-sahabatku yang baik hati
dan budinya...serta dalam lindungan-Mu...kabulkan
permohonan hambamu ini

AMIN..

Saturday, 28 May 2011

Tidurlah Sayang

Sayangku.......
Aku tahu kini kau bersama bidadari surga
Aku tahu kini kau tengah bercengkrama
Dan aku tahu ,aku masih tak dapat menahan airmata
Malam itu senyuman terakhir darimu Buatku,....................................

Sayang.............................
Betapa panjangnya hari-hari derita yang kujalani
dan panjang pula malam-malam penuh kesepian
Dan siapakah yang dapat berpisah dari kesedihan dan
kesepian tanpa rasa pilu di hati........?
Betapa kau tahu aku menyayangimu dalam kasih yang membisu
Bersembunyi di balik aneka canda yang semu
Tapi kini,aku ingin menjerit kepadamu
Jangan hendaknya tanah merah ini menjadi pemisah dan jarak antara kita
Dan masa-masa manis yang pernah kita lewati berdua
Jangan hanya tinggal kenangan sunyi
Sayangku,aku ingin menyanyikan lagu persembahan malam
Tentang kepedihan dan kemesraan yang terlalu dalam

Sayangku.....................................................
Kau masih menyatu dalam diriku
Walaupun sang maut telah menyembunyikan jasadmu
Dan kesunyian yang agung telah menyelimuti dirimu
Aku akan disini menemanimu
Karena kematian adalah tidur yang panjang
Kunyanyikan kidung cinta yang pernah kita nyanyikan berdua
sambil kubayangkan wajah manismu sambil berbisik
Tidurlah sayang......

Somewhere,27 Mei 2011, by Kabut Senja

Wednesday, 11 May 2011

Doa untuk Bunda

Bunda.....Kau
ajari aku mengenal dunia yg
penuh misteri,
kau ajari aku mengucapkan kata
pertama dan langkah pertama
menapaki bumi.
Bunda....Kau bimbing aku agar
bisa mengucapkan Kalam Ilahi,
kau bimbing aku agar bisa
mengenal siapa Tuhanhu.
Bunda...dalam penat kau dekap
aku dg hangat, dalam gelap kau
peluk aku dg erat.
Bunda...kasih sayangmu
sepanjang masa, pengorbananmu
sepajang waktu.
Bunda...tak sepantasnya aku
menodaimu dg berjuta kesalahan
yg kulakukan, tak seharusnya kau
menanggung beban derita dari
segala dosa yg kuperbuat.
Bunda...seharusnya aku
mendoakan tuk kemuliaan dan
kebahagiaanmu, seharusnya
kumenangis bersimpuh tuk
memohon ampun untukmu.
Bunda...doakan aku agar kubisa
membahagiakanmu dan bisa
memberikan yg terbaik untukmu.
Ya Allah...sayangi Ayah dan
Bundaku sebagaimana mereka
menyayangi dan mengasihiku
dimasa aku kecil dulu yg tiada
berdaya dan tak sanggup
melakukan apapun.
Berilah mereka kebahagiaan
diujung usianya yg mulai senja,
ampun segala dosa dan
kesalahan yg telah mereka
perbuat.
Muliakan mereka dg Limpahan
RahmadMU, jadikan mereka
Husnul Khotimah dalam Ridho-
Mu.
Amin Ya Rabbal Alamin.

Sunday, 17 April 2011

# haruskah air mata itu tertuang karna cinta yang tak tersampaikan.... # OlehChie Zuckerberg

hanya mampu menangis...
hanya mampu berharap..
bahkan menatappun tak mungkin
lagi...
apalagi memeluk dan mencium
kehangatannya...
mungkin dia bukanlah pergi...
meski kutahu dia sudah tak disini
lagi...
mungkin dia ada di getaran yang
berbeda...
meski kutahu dia ada di
gelombang yang sama...
bulir bulir air mata ini...
untukkukah...?
teringat akan kenangan cintamu...
teringat akan kenangan cintaku..
aku bukannya sedih...karenamu..
aku bukannya kecewa..padamu...
hanya dunia ini kurasakan begitu
kejamnya memisahkan cinta...
begitu piciknya memandang arti
sebuah cinta yang tulus...
semua yang ada di duniaku ini...
terasa begitu mengikat
kebebasanku..
mengekang kebebasanku...
.
dan jika aku diam...
jika aku tak berusaha melawan...
bukannya aku tak berani dan tak
punya nyali...
...aku hanya berusaha berikan
kesempatan bagi hatiku..
untuk lebih bersabar dan
memahami arti sebuah
ketulusan...
bukan dalam raganya untuk
bersatu..
bukan dalam gairahnya untuk
memeluk dan menciummu...
tapi dalam hati...
dalam cinta...
dalam sebuah kepercayaan...
seringkali pula aku begitu
lelahnya untuk bertahan....
dan hanya menghibur diri untuk
lupakan saja semua..
dan tenggelamkan hati dalam
arus dunia yang semu ini...
tapi cinta itu begitu kuatnya...
hingga seringkali pula aku menipu
diri untuk tetap berdiri dan
menatap padamu...
cinta itu begitu kuatnya...
hingga hatiku tetap bercahaya
meski air mata deras mengalir
dalam jalanku...
dan akupun tersenyum...
aku tersenyum dalam tangisku...
tentu saja bukan karena sebuah
kesedihan ataupun luka...
tapi karena kebahagiaan yang
begitu hangat menyapa
kedewasaanku...
terima kasih..cinta...
aku boleh mengenalmu...

Tuesday, 12 April 2011

# pecinta sejati #

Adalah bijak dapat mencinta.
Adalah sabar tuk jadi pencinta.
Kesabaran bukanlah suatu
batasan.
Sabar adalah mengenal diri.
Cinta adalah hal yang tak
terlukiskan
Ketika kita sadar akan cinta, kita
seperti ikan yang berenang di
samudra luas.
Ketika cinta meninggalkan kita....
kita seperti ikan di gurun pasir
Kau pernah melihat bunga melati
yang tumbuh di pinggir jalan?
Jika kau perhatikan bunga melati
itu ada noda dan bercak hitam di
mahkotanya.
Itu lah cinta...
Cinta tak tak selalu mulus putih
Cinta penuh dengan noda..
Cinta penuh dengan cobaan..
Cinta penuh dengan
pengorbanan...
Dan cinta penuh dengan
tantangan...
yang jika kita mampu melewatinya
bersama itulah kesejatian cinta
seseorang yang mencintaimu
adalah seseorang yang bisa
membuatmu mencintai dirimu
sendiri
seseorang yang mencintaimu
adalah seseorang yang bisa
membuatmu yakin
kepada hatimu...

Sunday, 10 April 2011

Wahai kau
pasangan tulang rusukku
Siapa n dimanakah kau aku
menunggu
Saat khitbah kau nyatakan
padaku
Kuharap saat itu indah dalam
penantianku
Aku hanyalah sebutir pasir
dihamparan luas
Dilahiran dengan suka cita
Dibesarkan dalam kasih keluarga
Dengan harapan suatu saat aku
bisa bahagia
Menemukan kekasih sejati yang
memberikan cinta
Mengasihi dengan tulus apa
adanya
Wahai kau pasangan tulang
rusukku
Harapan tulus kuhatur untukmu
Semoga kau bisa berikan semua
tu
Menjadikanku insan bahagia
dengan kasihmu
Membuatku dekat pada Illahi
Robbi ku
Selalu merindukan kehadiranmu
Tuk beribadah bersama dalam
naungan kasih sayangmu
Menciptakan istana tahajud
dalam sujud panjang bersamamu
Menggapai kerido'an dan surga
Illahi Robbi ku
Saat janji indah sehidup semati
kau ucap untukku
Disaat kau halalkan aku bagimu
Semoga saat tu adalah awal
pengabdianku
Menjadi makmum yang sholeha
bagimu
Mengabdikan diri sepenuh jiwaku
Berjuang bersama menegakkan
panji islam itu tekadku
Kau adalah yang terindah bagiku
Segala ucapanmu adalah sebuah
titah bagiku
Selama itu baik dalam syari'atku
Dengan ikhlas aku akan jalani n
menjujung tinggi perintahmu
Bersama arungi bahtera
kehidupan baru
Menciptakan keluarga sakinah
mawardah warrohmah n barokah
Menjadi madrasah indah bagi
buah hati kita
Membentuk mujahid n mujahidah
Yang ditangannya ada semangat
jihad
Menegakkan panji-panji islam
Berjuang dengan hati n jiwanya
sebagai syuhada'
Dengan balutan kasih sayang
yang indah
Dengan keterbatasan yang ada
padaku
Kau hadir sebagai
penyempurnaku
Rengkuh aku dalam kasihmu saat
aku berada dalam kelemahanku
Ketika amarah merajai hidupku
Jadikan dirimu penyejuk hati
dengan senyuman tulus n
perhatianmu
Bimbing aku dengan kasih lembut
mu
Agar dunia ini selalu indah
bersamamu
Aku adalah tulang rusuk yang
bengkok
Akan tetap bengkok jika kau
biarkan itu
Akan patah jika kau paksa
luruskan aku
Hanya kasih lembutmu yang bisa
lakukan itu
Karena kau adalah nahkoda
bagiku
Ku hanya ingin gapai
keridhoanmu wahai pasangan
tulang rusukku
Karena ridhomu adalah ridho
Illahi Robbii ku
Kala ikhlasmu menghantarkanku
ke surga itu
Saat diri ini menutup mata
meninggalkanmu
Untaian do'a kan senyuman
ikhlas kan mengantarkanku
Karena kau adalah kunci surga
itu.

Saturday, 9 April 2011

Written On The Wind

When this poets' words came in
my sight,
I read each one into the night.
How powerful is this pens' might
capturing me until dawns' light.
Then, having need to know her
heart
exuding warmth; as if, to start
A fire from embers long thought
dead
became alive with flames, instead,
as shadows danced inside my
head
in cadence to words still unread.
Then, from a place I have never
seen
came these feelings, so serene.
My heart fell deep, my mind flew
high,
rainbows replaced darkened
skies.
Could it be this lady sought me
out,
writing poems to ease my doubt?
Perhaps, the sun might shine
once more
to brighten this mans' lonely
shore.
How shocked to find these lips
could smile,
soon to find just for a while.
Seems, even a poets' words will
end
when only written on the wind.

Full Heart, Empty Arms

Thoughts of you illuminate my
spirit;
Never a flicker of flame, but with
Arching bolts which strike with a
force
That disturbs my equilibrium.
My mind races as waves of
passion flush over
My pale skin, causing me to gaze
upon visions
Of impossible romantic
possibilities.
Pathetic is this woman who
anticipates the
True rhythm of love, with a man
she will never hold.
My imagined discourse of
thoughts leave me suffering,
As my lips quiver with the words I
shall never speak
to his: "I have loved you more
than anybody in this world."

I Will Be Here

I Will Be Here
Whenever you're sad,
or feeling blue,
Just call on me.
I'll be here for you.
Whenever you're happy,
or feeling sad,
Just call on me.
You are going to be glad that you
had.
'Cause I'm gonna be there
with open arms.
I'm going to be there
to bear your arms.
I may be young,
or tiny like a bug,
but when you're sad
I swear to God,
I give the biggest hugs.
So when you're lonely
or just plain blue,
Just think of me,
or this poem,
And I'll come to you.

Saturday, 26 March 2011

Muhasabah...

Menangisku dalam takut akan
siksa-Mu
Menangisku dalam gundah akan
adzab-Mu
Menangisku dalam sedih akan
kelalaianku
Menangisku dalam khawatir akan
kehidupan akhiratku
ketika sholatku tak lagi tepat
waktu ...,
bahkan tak jarang aku
melupakan Cinta-Mu
ketika Quranku berdebu dan tak
tersentuh ...,
bahkan tak ada beda, dengan
foto masa kecilku
ku buka almariku ....
ku bongkar kembali buku-buku
lamaku
mencari dan terus mencari ...
dengan ketakutan luar biasa,
bagaimana jika tak pernah
ketemu?
Cinta yang dulu pernah
kurasakan ...
Ketenangan yang dulu hinggap
seakan tak mungkin hilang
dalam sujudku ....,
dalam untaian Cinta, ayat-ayat
kitab suci-Mu
Apa yang salah? ....
ke mana aku harus
melangkah? ...
aku pun bertanya, seraya
menengadah ...
ihdinash shirothol mustaqiim ...
berdo'a memohon petunjuk-Mu
Astaghfirulloh robbal baroya,
Astaghfirulloh minal khotoya,
kembaliku bersihkan hatiku
kembaliku ikhlaskan amalku
kembaliku tumakninahkan
sujudku
kembaliku membuka lembaran
Firman-Mu
kembaliku mendekatkan diri
dengan para shalih-Mu
kembaliku mengingat akan
ketidak abadianku
laa ilaaha illalloh ....

Thursday, 24 March 2011

TUHAN-....DENGARLAH JERITAN HATIKU...

Rabbana,siapa gerangan yang
nasibnya lebih jelek dari kami
Jika dalam keadaan seperti ini
kami dipindahkan kekuburan
kami belum menyiapkan
pembaringan kami
kami belum menghamparkan
amal saleh untuk tikar kami
Bagaimana kami tidak menangis
sedangkan kami tidak tahu akhir
perjalanan kami
Nafsu selalu menipu kami dan
hari-hari melengahkan kami
Padahal maut telah mengepak-
kepakkan sayapnya di atas kepala
kami
Bagaimana kami tidak menangis
bila mengenang saat
menghembuskan nafas yang
terakhir
Kami menangis karena kegelapan
kubur,kesempitan lahad,dan
pertanyaan Munkar dan Nakir
Kami menangis karena kami akan
keluar dari kubur dalam keadaan
telanjang
hina dan memikul beban dosa di
punggung kami,
wajah-wajah kami hari itu
berdebu,tertutup kelabu,dan
ketakutan
Rabbana,inilah kami yang tidak
malu kepada-Mu
dalam kesendirian,dan tidak
menyadari kehadiran-
Mu,ditempat keramaian
Inilah kami yang berani melawan
junjungan-Nya
Kamilah orang yang durhaka
kepada penguasa langit
yang ketagihan maksiat yang
besar
kamilah orang-orang yang bila
dirayu dosa segera keluar
menyongsongnya
Engkau membiarkan kami,tapi
kami tidak menginsyafinya
Engkau tutupi aib kami,tapi kami
tidak tahu diri
kami tetap saja melakukan
maksiat dan melebihi batas
Rabbana,jika Engkau ampuni
betapa banyaknya orang berdosa
sebelum kami
telah Engkau ampuni
Limpahi kami anugerah-Mu
ampuni kejahatan kami dengan
kemuliaan wajah-Mu
Rabbana,maafkanlah kami
sehingga tidak lagi durhaka
kepada-Mu
Ilhamkam kami kebaikan dan
mengamalkan kebaikan
serta selalu takut kepada-Mu
siang dan malam
Berilah kami mata yang mudah
menangis karena takut kepada-
Mu
Berilah kami hati yang mudah
hancur melihat penderitaan
hamba-hamba-Mu
Berilah kami tangan yang mudah
memberikan bantuan kepada
makhluk-Mu
Berilah kami darah yang tercurah
dalam perjuangan
menegakkan agama-Mu, amiin
Oleh : Kabut Senja

Thursday, 24 February 2011

Seandainya

 
 
 
 

 Seandainya nafsu bergelombang birahi
Membuahkan secuil rasa
Rasa cinta yang tak utuh
Akan kupersembahkan pada syaitan yang mulai patuh
...
Patuh pada setiap nafsu
Yang terjerembab pada samudera ma’siat
Seandainya hamer membuatku tunduk pada Tuhan
Akan kuteguk setiap detik
Seandainya birahi membuatku tenang
Akan kurelakan tubuh terjerembab, merengang
Seandainya harta membuatku puas hidup
Akan kurelakan seluruh waktuku, mencarinya
Seandainya tahta dapat membuatku sakau pada keindahan
Akan kutempa hidupku, tuk memperolehnya

Seandainya…..

Ya seandainya……

Dunia hanya andai-andai bagi penculas
Yang tak pernah tahu arti sebuah ikhlas
Dunia, adalah kekekalan
Bagi pencari nafsu, harta, tahta untuk selalu sakau
Benarkah?.....mari kita berpesta meras bersama-sama
Agar menemui ketidak utuhan diri yang nista..

(H Maman S Al-bantanie)

Wednesday, 23 February 2011

~^ WAHAI ADAM ^~

 Wahai Lelaki,,, wahai Adam,,, Lindungilah hawa, selagi kamu mampu Bukan menyakitinya,,, Bimbinglah hawa, dijalan nur-NYA Bukan menyesatkannya, Wangikan mulutmu dengan nasehat hikmah Bukan meracuninya,,, Jadilah pemimpin, imam yang terbaik buatnya Saling membantu,,, Hilangkan egomu karena itu Api yg membenamkan nur kebahagiaan, Jaga diri hiasi pribadi Kelak tunggulah dia sebagai bidadarimu,,, Wahai Lelaki,,, wahai Adam,,, Taklukanlah hati wanita (hawa) itu Dengan bicara keikhlasan cintamu,,, Bukan mengharapkan balasan,,, Jika benar kau mencintainya Maka cintailah dia sepenuh hatimu,,, Hamparkan padang keikhlasanmu dengan memberikan kedua telingamu untuk mendengarkannya,,, Wangikan mulutmu dengan bicara kitab ilahi,,, Ajarkan ia sunnah junjungan mulia,,, Atur langkahmu menuju jalan rimba Berdaunkan kejujuran,,, Indah pelangi dilangit tinggi Indah lagi pelangi dihati,,, Jika bersemi bersama cinta ilahi,,, 
Wahai Lelaki,,, wahai Adam,,, Amatilah keindahan pelangi ciptaan ilahi Begitu cantik pada warna kebesaran ciptaan-NYA,,, Begitu juga indahnya pelangi cinta dihati ini,,, Wahai adam beringatlah kamu,,,!~ Tatkala hati bertaut buat hawa,,, Datanglah menjemput cinta,,, Dengan senyuman keikhlasan,,, Bicara kesetiaan dengan sapaan kejujuran,,, Senyuman tanda kau benar2 mencintainya Tanamkan bunga-bunga cinta kesyukuran Atas dzat dan nikmat kekuasaan ilahi,,, Menadah dua tangan menangis kesyukuran,,, Dengan izin-NYA maka dibenarkan kau untuk merasa,,, Merasa apakah itu perasaan cinta Dengan sebaik baik penilain Dengan sebaik baik rujukan,,, Baluti cintanya dengan tangisan Betapa kerdilnya diri ini,,, Bukan dengan kemegahan pada maksiat Bisikan jauhinya, bunuhinya,,,! Eratkan matamu dengan kalam-NYA,,, Lunakkan telingamu dan ajarinya Dengan nafas alunan suci Al Qur'an Rajinkan kakimu bersamanya Melangkah menuju dakwah,,, Wangikan mulutmu dengan penenang hati zikrullah,,, Perihal junjungan mulia ajarinya satu persatu,,, Maka bertautlah cinta berkati,,, Subhanallah,,, Alangkah beruntungnya berada dibawah nur islam Dimana segala kesusahan,,, Kesakitan,,, Kesedihan,,, Kerinduan,,, Kegelisahan yg dihadapi Dapat diharungi bersama dengan sabar Ridha mengkafarahkan dosa dosa kecil,,, 
Wahai Lelaki,,, wahai Adam,,, Bukankah lelaki yang punya Peranan besar terhadap hawa Lindungilah hawa Jadilah pemimpin imam yg terbaik,,, Itulah sebensr benar cinta,,, Wahai Adam,,, Sayang juga yang tidak sesekali mencampakkan keneraka,,, Cinta yg membawa kesyurga bahagia abadi,,, Maka yang itu,,, Tunggulah hawa sebagai bidadarimu. 

Saturday, 19 February 2011

** Wanita Yang Indah **



















Aduhai wanita ... Sungguh mahal dirimu di mata pria, tetapi mengapa masih ada lagi yang tidak menyadari? Dirimu sungguh agung di mata pria dan terlalu mulia di sisi Penciptamu. Namun itu semua hanya jika kau tahu mengagungkan dan memuliakan dirimu sendiri. 
Menjadi wanita adalah satu penghargaan yang paling indah. Seharum mana pun wangi misk tidak mampu menandingi wangian budi pekertimu. Lembutnya gumpalan kapas masih kalah dibandingkan dengan kelembutan tingkahmu. Halusnya butiran pasir yang menjadi peneman setia si pantai masih tidak dapat menandingi halusnya tuturmu. 
Duhai wanita ... Sebenarnya harga diri yang kau junjung lebih berat dari bongkah-bongkah batu yang besar. Kau menepis dengan penuh sabar setiap godaan nafsu dunia yang datang bertubi-tubi hingga hampir menyeretmu ke kancah yang penuh onak duri. Percayalah duhai wanita..., akan ada bahagia di akhir kesengsaraanmu asal saja kesabaran menjadi aman. 
Wanita ku ... Terima saja cemoohan dan makian yang muncul bederu-deru ibarat halilintar yang singgah di kupingmu, terima saja itu dengan senyuman dan ambil saja sebagai halwa telinga yang mengajarkanmu arti kesabaran. Itu sebenarnya dendangan sumbang dari bibir-bibir sumbing yang ingin melihat mu tersungkur. Percayalah akan ada berita manis yang singgah dikupingmu suatu waktu nanti asal saja gunung kesabaranmu tidak pernah kau tarah. 
Saudara wanitaku, imanmu adalah perisai, agamamu adalah landasanmu di setiap langkah yang kau atur. Jangan pernah kau biarkan anasir palsu memporak-porandakan imanmu apalagi agama yang kau kandung hanya karena nikmat duniawi semata. Jangan kau gadaikan maruahmu yang tidak ada galang gantinya hanya karena mengejar sesuatu yang tidak mungkin bisa kau raih. Andai kata kau tersungkur, segeralah bangkit dan jika kau tersasar jauh dari landasan hidupmu, atur kembali langkahmu bersama titipan iman dan mulai dengan langkah yang baru. Sedangkan Sang Jentayu yang kepatahan sayapnya masih bisa hidup bertongkat paruh apalagi kau yang dianugerahi akal pikiran. Jangan bersedih wahai wanita, andai apa yang kau inginkan tidak kau mendapat di dunia, percayalah surga itu selalu menantimu. Bulatnya iman dan taqwa Sumaiyah ketika dihunuskan tombak ditubuhnya, demikian jugalah bulat imanmu harus ke Penciptamu. Peganglah kata kata ini, "Kau sebenarnya tidak akan tersasar seandainya keimananmu kau jadikan sebagai tunjang dalam kehidupan". 
Wanita, biar tawadu'mu lebih menggunung dari kejelitaanmu, biar keayuanmu terpancar karena lemah gemalainya perilaku. Biar kebijaksanaanmu terpampang oleh tingginya ilmumu. Jangan sesaat pun kau lupa setianya Masyitah pada Tuhannya, agungnya kasih Khadijah kepada agamanya dan perjuangan srikandi-srikandi agama sebelumnya. Jadikan agamamu sebagai pusat yang memberdayakan akidahmu. Biar kesabaranmu menjadi benteng perjuanganmu dan lebarkan imanmu dengan sejuta lapis sifat mahmudah . Maka...Jadilah kita wanita paling bahagia. -------------------------- 

- Artikel iluvislam.com -

Friday, 11 February 2011

"SurgaMu dan NerakaMu"

Banyak muka pada hari itu tunduk terhina..

Bekerja keras lagi kepayahan..
...
Memasuki api yang sangat panas..

Diberi minum dari sumber air yang sangat panas..

Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri..

Yang tidak mengemukan dan tidak pula menghilangkan lapar..

Itulah NerakaMu


Banyak muka pada hari itu berseri-seri..

Merasa senang karena usahanya..

Dalam surga yang tinggi..

Tidak kamu dengar didalamnya perkataan perkataan yang tidak berguna..

Didalamnya ada mata air yang mengalir..

Didalamnya ada tahta-tahta yang ditinggikan..

Dan gelas-gelas yang terletak didekatnya..

Dan bantal-bantal sandaran yang tersusun..

Dan permadani-permadani yang terhampar..

Itulah SurgaMu


Ya Allah Jadikanlah aku dan keluargaku sebagai penduduk surga-Mu dan jauhkanlah aku dan keluargaku dari siksa api neraka-Mu.

Amien..