Banyak wanita yang bilang bahwa susah menjadi wanita, lihat saja aturan-aturan dibawah ini :
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.
2. Wanita perlu minta ijin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada istrinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan istri.
8. Wanita kurang nyaman dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas.
9. dan lain-lain.
Tetapi… PERNAHKAH KITA LIHAT KENYATAANNYA ?
1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti itulah intan permata bandingannya denganseorang wanita.
2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada Ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada Bapaknya ?
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah bahwa harta itu akan menjadi miliknya dan tidak perlu diserahkan kepada suami? Sementara suami apabila menerima warisan ia wajib juga menggunakan hartanya untuk istri dan anak-anaknya ?
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukahbahwa setiap saat dia didoakan oleh segala mahluk, malaikat dan seluruh mahluk Allah dimuka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
Diakherat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Istrinya, Ibunya, Anak Perempuannya dan Saudara Perempuannya. Artinya , bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
5.Seorang Wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui pintu mana saja yang disukainya cukup dengan 4 Syarat saja, yaitu : Sholat 5 waktu, Puasa di bulan Ramadhan, taat kepada Suaminya dan menjaga Kehormatannya.
6.Seorang lelaki wajib berjihad di jalan Allah, sementara bagi wanita jika taat kepada suami serta menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLOH SWT, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad di jalan Alloh tanpa perlu mengangkat senjata.
MasyaAllah… ! demikian sayangnya ALLAH SWT kepada wanita…..
Yakinlah bahwa sebagai Dzat yang Maha Pencipta sudah pasti Allah Maha Tahu akan segala yang diciptakan-Nya sehingga peraturan-Nya adalah yang terbaik bagi manusia.
Semoga bermanfaat
Rangkaian informasi penyejuk kalbu, tempat berbagi ilmu pengetahuan dan belajar meningkatkan kualitas diri agar menjadi insan kecintaan Alloh SWT
Showing posts with label Tasawuf. Show all posts
Showing posts with label Tasawuf. Show all posts
Friday, 6 September 2013
Thursday, 5 September 2013
WAQAF SHADAQAH JARIYAH MILIK UTSMAN BIN AFFAN DI MADINAH
Apakah
Anda tahu kalau sahabat nabi khalifah Utsman bin Affan adalah seorang
pebisnis yang kaya raya, namun mempunyai sifat murah hati dan dermawan.
Dan ternyata beliau radhiallahu ‘anhu sampai saat ini memiliki rekening
di salah satu bank di Saudi, bahkan rekening dan tagihan listriknya juga
masih atas nama beliau.
Bagaimana ceritanya sehingga beliau memiliki hotel atas namanya di dekat Masjid Nabawi..??
Diriwayatkan di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kota Madinah
pernah mengalami panceklik hingga kesulitan air bersih. Karena mereka
(kaum muhajirin) sudah terbiasa minum dari air zamzam di Mekah.
Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sebuah sumur milik seorang
Yahudi, SUMUR RAUMAH namanya. Rasanya pun mirip dengan sumur zam-zam.
Kaum muslimin dan penduduk Madinah terpaksa harus rela antri dan membeli
air bersih dari Yahudi tersebut.
Prihatin atas kondisi
umatnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda :
“Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya
untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat,
maka akan mendapat surgaNya Allah Ta’ala” (HR. Muslim).
Adalah
Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang kemudian segera bergerak untuk
membebaskan sumur Raumah itu. Utsman segera mendatangi Yahudi pemilik
sumur dan menawar untuk membeli sumur Raumah dengan harga yang tinggi.
Walau sudah diberi penawaran yang tertinggi sekalipun Yahudi pemilik
sumur tetap menolak menjualnya, “Seandainya sumur ini saya jual kepadamu
wahai Utsman, maka aku tidak memiliki penghasilan yang bisa aku peroleh
setiap hari” demikian Yahudi tersebut menjelaskan alasan penolakannya.
Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang ingin sekali mendapatkan
balasan pahala berupa Surga Allah Ta’ala, tidak kehilangan cara
mengatasi penolakan Yahudi ini.
“Bagaimana kalau aku beli setengahnya saja dari sumurmu” Utsman, melancarkan jurus negosiasinya.
“Maksudmu?” tanya Yahudi keheranan.
“Begini, jika engkau setuju maka kita akan memiliki sumur ini
bergantian. Satu hari sumur ini milikku, esoknya kembali menjadi milikmu
kemudian lusa menjadi milikku lagi demikian selanjutnya berganti
satu-satu hari. Bagaimana?” jelas Utsman.
Yahudi itupun
berfikir cepat,”… saya mendapatkan uang besar dari Utsman tanpa harus
kehilangan sumur milikku”. Akhirnya si Yahudi setuju menerima tawaran
Utsman tadi dan disepakati pula hari ini sumur Raumah adalah milik
Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu.
Utsman pun segera
mengumumkan kepada penduduk Madinah yang mau mengambil air di sumur
Raumah, silahkan mengambil air untuk kebutuhan mereka GRATIS karena hari
ini sumur Raumah adalah miliknya. Seraya ia mengingatkan agar penduduk
Madinah mengambil air dalam jumlah yang cukup untuk 2 hari, karena esok
hari sumur itu bukan lagi milik Utsman.
Keesokan hari Yahudi
mendapati sumur miliknya sepi pembeli, karena penduduk Madinah masih
memiliki persedian air di rumah. Yahudi itupun mendatangi Utsman dan
berkata “Wahai Utsman belilah setengah lagi sumurku ini dengan harga
sama seperti engkau membeli setengahnya kemarin”. Utsman setuju, lalu
dibelinya seharga 20.000 dirham, maka sumur Raumahpun menjadi milik
Utsman secara penuh.
Kemudian Utsman bin Affan Radhiyallahu
‘anhu mewakafkan sumur Raumah, sejak itu sumur Raumah dapat dimanfaatkan
oleh siapa saja, termasuk Yahudi pemilik lamanya.
Setelah
sumur itu diwakafkan untuk kaum muslimin… dan setelah beberapa waktu
kemudian, tumbuhlah di sekitar sumur itu beberapa pohon kurma dan terus
bertambah. Lalu Daulah Utsmaniyah memeliharanya hingga semakin
berkembang, lalu disusul juga dipelihara oleh Pemerintah Saudi, hingga
berjumlah 1550 pohon.
Selanjutnya pemerintah, dalam hal ini
Departemen Pertanian Saudi menjual hasil kebun kurma ini ke pasar-pasar,
setengah dari keuntungan itu disalurkan untuk anak-anak yatim dan fakir
miskin, sedang setengahnya ditabung dan disimpan dalam bentuk rekening
khusus milik beliau di salah satu bank atas nama Utsman bin Affan, di
bawah pengawasan Departeman Pertanian.
Saturday, 12 January 2013
" KEAJAIBAN CAIRAN KETUBAN "
Cairan
ketuban secara khusus diproduksi untuk janin. Menurut Harun Yahya,
cairan itu untuk menjamin organ-organ janin siap untuk berfungsi setelah
lahir. Sang janin, ketika di dalam rahim, menggunakan cairan ketuban
untuk berlatih menyesuaikan diri dengan dunia luar dengan cara menelan
cairan tersebut secara teratur.
Dengan cara ini, lidah sang
janin mulai merasakan rasa pahit, rasa manis, rasa asin dan asam.
Setelah itu, kelenjar ludah mulai berfungsi. Cairan ketuban yang ditelan
oleh janin akan membuat si janin menyiapkan usus untuk fungsi
penyerapannya, dan membuat ginjal bekerja karena perlunya penyaringan
konstan cairan tersebut dari darah.
Cairan yang diserap dari
ginjal dikirimkan kembali ke cairan ketuban, tanpa mencemarinya, karena
ginjal memiliki kemampuan, berbeda dengan fungsi nantinya, menyaring dan
mensterilkan cairan yang ditelan oleh si janin. Dan cairan ini, sama
seperti saat anda membersihkan kolam renang, secara terus menerus
dibersihkan dengan bantuan sedikit cairan lain.
Seiring dengan
perkembangannya, cairan saluran cerna mulai disekresikan ke dalam
lambung agar sistem pencernaan siap sepenuhnya. Dan sel-sel usus janin
yang baru terbentuk memperoleh kemampuan untuk membedakan antara gula
dan garam dan kemudian mengembalikan produk-produk sisa khusus ke darah
sang ibu. Dengan cara ini, baik usus maupun ginjal sama-sama bekerja.
''Cairan ketuban dicerna oleh usus janin setiap tiga jam, berarti
delapan kali sehari dan dikembalikan ke ibu melalui darah,'' papar
pemilik nama asli Adnan Oktar itu.
Cairan yang tertelan
dilepaskan ke kolam cairan ketuban, baik dari rahim ibu maupun dari
paru-paru dan ginjal janin tempat cairan tersebut terbentuk. Dengan
begitu, jumlah cairan ini, yang sangat penting bagi sang janin, tetap
konstan. Karena sistem yang sempurna ini, sistem pencernaan janin
bekerja tanpa membahayakan si janin.
Cairan ketuban tidak hanya
mempersiapkan sistem pencernaan untuk masa setelah lahir, tapi juga
menjamin si janin dapat bergerak lebih nyaman di dalam rahim sang ibu.
Janin mengapung di dalam cairan ini sama seperti perahu dayung yang
terikat di pelabuhan.
Dalam keadaan ini, janin dapat bergerak
dengan sangat aman di dalam rahim sang ibu. Cairan ini juga melindungi
si janin dari setiap trauma dari luar. Tekanan dari arah manapun
terhadap cairan ini disebarkan secara merata ke segala arah sehingga
melindungi sang janin dari efek yang membahayakan. Sebagai contoh, jika
si ibu berlari, guncangan yang terjadi tidak menimbulkan efek terhadap
si janin; sama seperti gabus yang diguncang di dalam tabung yang berisi
air.
Sistem perlindungan yang sangat sempurna ini telah
diciptakan untuk janin, setiap jenis bahaya yang mungkin terjadi telah
diramalkan dan tindakan pencegahan terhadapnya pun telah disiapkan.
Keberadaan cairan ketuban juga penting bagi kesehatan sang ibu. Cairan
ini mengisi seluruh rahim ibu, sehingga saat janin tumbuh dan makin
berat, tidak menimbulkan tekanan terhadap rahim. Jika cairan ini tidak
ada, janin yang terus tumbuh akan menyebabkan rahim terdesak ke bawah
dan tekanan balik yang diberikan dinding rahim akan menyebabkan
perkembangan janin yang normal menjadi tidak mungkin.
Keajaiban Hadits Lalat
Rosululloh Muhammad SAW Pernah bersabda
“Apabila seekor lalat masuk ke dalam salah satu minuman dari kalian
maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buangah lalatnya sebab pada
salah satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya". (HR al-buhari,ibnu majah dan ahmad)
Hadist di atas memang bisa menggundang kontroversi, bahkan para
orientalis telah mengunakan hadist ini sebagai senjata untuk menyerang
orang-orang islam, bayangkan lalat yang keseharianya berada dalam tempat
kotor ternyata membawa obat. tentu hadist ini sangat meragukan
kebenaranya karena bertentangan dengan fakta yang ada, karena selama ini
lalat kita kenal sebagai hewan menjijikkan, penuh kuman penyakit dan
berada di tempat-tempat kotor.
Subhanalloh, ternyata apa
disabdakan Rosululloh sungguh sangat benar dan tidak terbantahkan. Hasil
dari penelitian panjang para Professor dan peneliti terkemuka dunia
membuktikan kebenaran hadist tersebut. hal ini sekaligus membantah
tuduhan dan tudingan tentang kebenaran hadist tersebut.
Prof Dr
Abdul majid Az-zindani ketua peneliti kajian Al-qur’an dan As-sunnah
mengatakan bahwa pada sayap kiri lalat terdapat berbagai macam virus
yang mematikan. para peneliti tersebut berusaha mematikan virus-virus
tersebut secara konvensional tapi tidak berhasil. namun ketika mereka
memasukkan sayak kanan lalat, secara otomatis mereka melihat perubahan
secara signifikan. hasilnya seluruh virus yang dibawa oleh sayap kiri
mati dan musnah akibat obat yang dibawa oleh sayap kanan.
Beberapa Profesor menemukan adanya jasad retnik istimewa pada tubuh
lalat. Mikroorganisme tersebut hidup dibawah lapisan Zat minyak dalam
perut lalat jasad-jasad retnik tersebut berkumpul dalam sel-sel sampai
pecah dan pecahan itu terjadi apabila adanya tekanan, tekanan ini
terjadi apabila lalat ini di benamkan dan bibit-bibit tersebut
mengeluarkan enzymnya yang kuat sekali sampai membunuh virus dan bakteri
yang berbahaya.
Sementara peneliti dari Australia menemukan
bukti bahwa pada sayap lalat terdapat gen refilin ,yaitu gen yang bisa
mengobati penyakit-penyakit yang ada pada syaraf arteri dan syaraf
meina. gen refilin yang ada di sayap lalat dapat mengobati penyumbatan
yang terjadi di kedua syaraf tersebut. dengan memasukkan lalat kedalam
air maka gen-gen refilin yang ada di sayap itu akan tersebar di air
hingga air itu bersih kembali dari penyakit yang ada di sayap kiri.
Subhanalloh, sungguh sempurna semua ciptaan-MU
Semoga bermanfaat.. :)
Rosululloh Muhammad SAW Pernah bersabda
“Apabila seekor lalat masuk ke dalam salah satu minuman dari kalian maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buangah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya". (HR al-buhari,ibnu majah dan ahmad)
Hadist di atas memang bisa menggundang kontroversi, bahkan para
orientalis telah mengunakan hadist ini sebagai senjata untuk menyerang
orang-orang islam, bayangkan lalat yang keseharianya berada dalam tempat
kotor ternyata membawa obat. tentu hadist ini sangat meragukan
kebenaranya karena bertentangan dengan fakta yang ada, karena selama ini
lalat kita kenal sebagai hewan menjijikkan, penuh kuman penyakit dan
berada di tempat-tempat kotor.
Subhanalloh, ternyata apa
disabdakan Rosululloh sungguh sangat benar dan tidak terbantahkan. Hasil
dari penelitian panjang para Professor dan peneliti terkemuka dunia
membuktikan kebenaran hadist tersebut. hal ini sekaligus membantah
tuduhan dan tudingan tentang kebenaran hadist tersebut.
Prof Dr
Abdul majid Az-zindani ketua peneliti kajian Al-qur’an dan As-sunnah
mengatakan bahwa pada sayap kiri lalat terdapat berbagai macam virus
yang mematikan. para peneliti tersebut berusaha mematikan virus-virus
tersebut secara konvensional tapi tidak berhasil. namun ketika mereka
memasukkan sayak kanan lalat, secara otomatis mereka melihat perubahan
secara signifikan. hasilnya seluruh virus yang dibawa oleh sayap kiri
mati dan musnah akibat obat yang dibawa oleh sayap kanan.
Beberapa Profesor menemukan adanya jasad retnik istimewa pada tubuh
lalat. Mikroorganisme tersebut hidup dibawah lapisan Zat minyak dalam
perut lalat jasad-jasad retnik tersebut berkumpul dalam sel-sel sampai
pecah dan pecahan itu terjadi apabila adanya tekanan, tekanan ini
terjadi apabila lalat ini di benamkan dan bibit-bibit tersebut
mengeluarkan enzymnya yang kuat sekali sampai membunuh virus dan bakteri
yang berbahaya.
Sementara peneliti dari Australia menemukan
bukti bahwa pada sayap lalat terdapat gen refilin ,yaitu gen yang bisa
mengobati penyakit-penyakit yang ada pada syaraf arteri dan syaraf
meina. gen refilin yang ada di sayap lalat dapat mengobati penyumbatan
yang terjadi di kedua syaraf tersebut. dengan memasukkan lalat kedalam
air maka gen-gen refilin yang ada di sayap itu akan tersebar di air
hingga air itu bersih kembali dari penyakit yang ada di sayap kiri.
Subhanalloh, sungguh sempurna semua ciptaan-MU
Semoga bermanfaat.. :)
PENGUCAPAN "ALLAH" DAN KESEHATAN
Dalam
sebuah penelitian di Belanda yang dilakukan oleh seorang profesor
psycologist yang bernama Vander Hoven [ VH ] , dimana telah mengadakan
sebuah survey terhadap pasien di rumah sakit belanda yang kesemuanya non
muslim selama tiga tahun.
Dalam penelitian tersebut VH
melatih para pasien untuk mengucapkan kata ALLAH [Islamic pronouncing]
dengan jelas dan berulang-ulang. Hasil dari penelitian tersebut sangat
mengejutkan, terutama sekali untuk pasien yang mengalami gangguan pada
fungsi hati dan orang yang mengalami stress / ketegangan [tension].
AL Watan, surat kabar Saudi sebagaimana telah mengutip dari peryataan
profesor VH tsb, yang mengatakan bahwa seorang muslim yang biasa membaca
Al-Qur’an secara rutin dapat melindungi mereka dari penyakit mental dan
penyakit-penyakit yang ada hubungannya [psychological diseases]. VH
juga menerangkan bagaimana pengucapan kata ALLAH tsb sebagai solusi dari
kesehatan , ia menekankan dalam penelitiannya bahwa huruf pertama dalam
ALLAH yaitu ‘A’ dapat melonggarkan [melancarkan] pada jalur
pernafasan [respiratory system], dan mengontrol pernafasan [controls
breathing]. Dan untuk huruf konsonan ‘ L ‘ dimana lidah menyentuh bagian
atas rahang dapat memberikan efek relax , juga VH menambahkan bahwa
huruf ‘ H ‘ pada ALLAH tsb dapat menghubungkan antara Paru-paru dan
Jantung dimana dapat mengontrol system dari denyut jantung.
Subhanallah, sungguh luar biasa kebesaran Allah SWT ini, dimana
penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor non muslim yang tertarik
dan meneliti akan rahasia Al-Qur’an ini sangat mengejutkan para ahli
kesehatan di Belanda.
Sekarang bagaimana dengan kita sebagai
seorang muslim yang meyakini akan kebesaran kitab Suci Al Qur’an,
sudahkan membaca dan mengamalkannya..??
Allah says : We will
show them our signs in the universe and in their own selves, until it
becomes manifest to them that this [ Quran ] is the truth.
Yaitu jalan Allah yang kepunyaannya segala apa yang ada dilangit dan di
bumi , ingatlah bahwa kepada Allah-lah kembalinya segala urusan. [ QS :
42 : 53 ]
Semoga bermanfaat :)
Friday, 11 January 2013
Alasan mengapa Rasulullah sangat sayang terhadap kucing
NABI
Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu
saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang
terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan
kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri
Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza
terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi
menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing
itu sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi
menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh
dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu
mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar
seperti mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius,
dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita
yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas
kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan
bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Dari
Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda, “Seorang wanita dimasukkan
kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan
makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada
di lantai,”
(HR. Bukhari).
Nabi menekankan di beberapa
hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu
menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.
Kenapa
Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing
suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan
kucing tidak terdapat najis?
Keistimewaan Kucing
Fakta Ilmiah 1 :
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur
bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot
manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan
kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau
gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika
kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling
canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan
membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Sunday, 8 July 2012
10 Cara Mensucikan Hati
Hati itu bagaikan kacamata. Kalau kita menggunakan kacamata yang bening,
apa yang kita lihat akan tampak apa adanya. Yang putih akan jelas
putihnya, yang coklat muda akan jelas warna aslinya. Namun kalau kita
menggunakan kacamata hitam, apa yang
kita lihat tidak akan sesuai aslinya. Yang putih akan kelihatan abu muda
dan warna coklat muda akan menjadi coklat tua. Demikian juga hati,
kalau hati jernih, kita akan melihat realita itu apa adanya, sementara
kalau hati kita kotor atau hitam kita akan melihat realita itu tidak
seperti sebenarnya.
Oleh karena itu, mulia tidaknya seseorang tidak dilihat dari tampilan lahiriahnya tapi dari performa batiniah atau hatinya.
“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta-harta kamu tapi melihat hati dan perbuatanmu.” (HR. Muslim)
Al Qurtubi berkata, “Ini sebuah hadits
agung yang mengandung pengertian tidak diperbolehkannya bersikap
terburu-buru dalam menilai baik atau buruknya seseorang hanya karena
melihat gambaran lahiriah dari perbuatan taat atau perbuatan
menyimpangnya.
Ada kemungkinan dibalik pekerjaan shaleh yang lahiriah itu, ternyata dihatinya tersimpan sifat atau niat buruk yang menyebabkan perbuatannya tidak sah dan dimurkai Allah SWT. Sebaliknya, ada kemungkinan pula seseorang yang terlihat teledor dalam perbuatannya atau bahkan berbuat maksiat, ternyata dihatinya terdapat sifat terpuji yang karenanya Allah SWT memaafkannya.
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan lahir itu hanya merupakan tanda-tanda dhanniyyah (yang diperkirakan) bukan qath’iyyah (bukti-bukti yang pasti). Oleh karena itu tidak diperkenankan berlebih-lebihan dalam menyanjung seseorang yang kita saksikan tekun melaksanakan amal saleh, sebagaimana tidak diperbolehkan pula menistakan seorang muslim yang kita pergoki melakukan perbuatan buruk atau maksiat. Demikian Imam Qurtubi menjelaskan dalam tafsirnya.
Rasulullah SAW, bersabda dalam riwayat lain:“Ali bin Abi Thalib r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Ada kemungkinan dibalik pekerjaan shaleh yang lahiriah itu, ternyata dihatinya tersimpan sifat atau niat buruk yang menyebabkan perbuatannya tidak sah dan dimurkai Allah SWT. Sebaliknya, ada kemungkinan pula seseorang yang terlihat teledor dalam perbuatannya atau bahkan berbuat maksiat, ternyata dihatinya terdapat sifat terpuji yang karenanya Allah SWT memaafkannya.
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan lahir itu hanya merupakan tanda-tanda dhanniyyah (yang diperkirakan) bukan qath’iyyah (bukti-bukti yang pasti). Oleh karena itu tidak diperkenankan berlebih-lebihan dalam menyanjung seseorang yang kita saksikan tekun melaksanakan amal saleh, sebagaimana tidak diperbolehkan pula menistakan seorang muslim yang kita pergoki melakukan perbuatan buruk atau maksiat. Demikian Imam Qurtubi menjelaskan dalam tafsirnya.
Rasulullah SAW, bersabda dalam riwayat lain:“Ali bin Abi Thalib r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Tiada satu hati pun kecuali memiliki
awan seperti awan menutupi bulan. Walaupun bulan bercahaya, tetapi
karena hatinya ditutup oleh awan, ia menjadi gelap. Ketika awannya
menyingkir, ia pun kembali bersinar.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini memberi ilustrasi yang sangat
indah. Hati manusia sesungguhnya bersih atau bersinar, namun suka
tertutupi oleh awan kemaksiatan hingga sinarnya menjadi tidak tampak.
Oleh sebab itu, kita harus berusaha menghilangkan awan yang menutupi
cahaya hati kita. Bagaimana caranya?
1.Introspeksi Diri
Introspeksi diri dalam bahasa arab disebut Muhasabatun Nafsi, artinya mengidentifikasi apa saja penyakit hati kita. Semua orang akan tahu apa sebenarnya penyakit qalbu (hati) yang dideritanya itu. (QS 59:18)
2.Perbaiki Diri
Perbaiki diri dalam bahasa populer disebut taubat. Ini merupaka tindak lanjut dari introspeksi diri. Ketika melakukan introspeksi diri, kita kan menemukan kekurangan atau kelemahan diri kita. Nah kekurangan-kekurangan tersebut harus kita perbaiki secara bertahap. Alangkah rugi kalau kita hanya pandai mengidentifikasi kelemahan diri tapi tidak memperbaikinya. (QS 66:8)
1.Introspeksi Diri
Introspeksi diri dalam bahasa arab disebut Muhasabatun Nafsi, artinya mengidentifikasi apa saja penyakit hati kita. Semua orang akan tahu apa sebenarnya penyakit qalbu (hati) yang dideritanya itu. (QS 59:18)
2.Perbaiki Diri
Perbaiki diri dalam bahasa populer disebut taubat. Ini merupaka tindak lanjut dari introspeksi diri. Ketika melakukan introspeksi diri, kita kan menemukan kekurangan atau kelemahan diri kita. Nah kekurangan-kekurangan tersebut harus kita perbaiki secara bertahap. Alangkah rugi kalau kita hanya pandai mengidentifikasi kelemahan diri tapi tidak memperbaikinya. (QS 66:8)
3.Tadabbur Al Qur’an
Tadabbur Al Qur’an artinya menelaah isi al Qur’an, lalu menghayati dan mengamalkannya. Hati itu bagaikan tanaman yang harus dirawat dan dipupuk. Nah, di antara pupuk hati adalah tadabbur Qur’an. Allah menyebutkan orang-orang yang tidak mau mentadabburi Qur’an sebagai orang yang tertutup hatinya. Artinya, kalau hati kita ingin terbuka dan bersinar, maka tadabbur Qur’an. (QS 47:24)
4.Menjaga Kelangsungan Amal Saleh
Amal shaleh adalah setiap ucapan atau perbuatan yang dicintai dan diridhoi Allah SWT. Apabila kita ingin memiliki hati yang bening, jagalah keberlangsungan amal saleh sekecil apapun amal tersebut. Misalnya, kalau kita suka rawatib, lakukan terus sesibuk apapun, kalau biasa pergi ke majelis ta’lim, kerjakan terus walau pekerjaan kita menumpuk.
Tadabbur Al Qur’an artinya menelaah isi al Qur’an, lalu menghayati dan mengamalkannya. Hati itu bagaikan tanaman yang harus dirawat dan dipupuk. Nah, di antara pupuk hati adalah tadabbur Qur’an. Allah menyebutkan orang-orang yang tidak mau mentadabburi Qur’an sebagai orang yang tertutup hatinya. Artinya, kalau hati kita ingin terbuka dan bersinar, maka tadabbur Qur’an. (QS 47:24)
4.Menjaga Kelangsungan Amal Saleh
Amal shaleh adalah setiap ucapan atau perbuatan yang dicintai dan diridhoi Allah SWT. Apabila kita ingin memiliki hati yang bening, jagalah keberlangsungan amal saleh sekecil apapun amal tersebut. Misalnya, kalau kita suka rawatib, lakukan terus sesibuk apapun, kalau biasa pergi ke majelis ta’lim, kerjakan terus walau pekerjaan kita menumpuk.
Wednesday, 27 July 2011
Penyusuan yang Sempurna: Antara Sains dan Al Qur'an
Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan bahwa makanan sempurna untuk bayi adalah air susu ibu, dan bahwa memberi makan tidak akan lengkap tanpa ibu menyusui bayinya selama dua tahun. Itulah yang dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia di awal abad 20. Sesuatu yang telah dikatakan Al-Qur’an empat belas abad yang lalu.
Para dokter berpikir menyusui bayi hanya hanya memberi dampak psikologis hubungan dengan ibunya dan tidak ada manfaat lebih jauh. Tetapi setelah melakukan riset selama setengah abad, manfaat besar lainnya untuk menyusui mulai muncul, bahkan dewasa ini para ilmuwan menemukan manfaat baru dari susu ibu. Kekebalan tubuh yang disebut imunoglobulin ditemukan pada susu ibu pada awalnya. Ia memberikan kekebalan tubuh terhadap berbagai bakteri dan virus. Bahkan para ilmuwan menemukan bahwa jumlah bakteri dalam usus bayi yang diberi susu sapi adalah sepuluh kali lipat lebih banyak daripada yang ada dalam usus bayi yang diberi susu ibu.
Keuntungan Bagi Anak:
Kekebalan tubuh "imunoglobulin" membantu bayi selama tiga bulan pertama untuk melindungi tubuh dari serangan kuman terus-menerus, bahkan membantunya untuk membentuk dan memperkuat sistem kekebalan sendiri. Apalagi beberapa penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan bayi tumbuh lebih cepat ketika ia diberi susu ibu. Susu ibu juga mengandung unsur kekebalan yang disebut "mucins" yang mengandung banyak protein dan karbohidrat. Zat ini mengikuti bakteri dan virus dan sepenuhnya menghilangkan mereka dari tubuh tanpa efek samping, berbeda dengan obat-obatan kimia.
Susu ibu juga memberikan stabilitas psikologis bayi, membantu tidur dan tenang, ia bekerja sebagai analgesik alamiah terbaik bagi bayi. ASI melindungi bayi dari alergi. Bahaya gizi pada susu sapi, misalnya, hal itu meningkatkan kemungkinan serangan kanker delapan kali lipat.
Keuntungan Bagi Ibu
Banyak studi yang dilakukan di tiga puluh negara menunjukkan ibu yang menyusui bayinya kurang terkena kanker payudara.
Rahim melebar dua puluh kali selama kehamilan dan melahirkan. Penelitian menunjukkan menyusui bermanfaat untuk membantu rahim kembali ke ukuran normal. Sebaliknya ibu yang tidak menyusui bayinya ukuran rahimnya tetap lebih dari batas normal. Selain itu, menyusui juga melindungi dari kanker rahim.
Penyusuan alami membantu ibu untuk mengurangi berat badannya dan melindungi dirinya dari kegemukan. Bahkan ia juga bekerja sebagai analgesik alami rasa sakit bagi ibu juga. Penyusuan alami juga membantu ibu dan anak untuk tidur nyenyak.
Manfaat Bagi Masyarakat
Penyusuan alami tidak mahal sebaliknya buatan menyusu. Kita mungkin terkejut ketika kita tahu bahwa American Academy for Pediatric menekankan jika Amerika Serikat mengikuti cara menyusu alami itu akan menghemat 3600 juta dolar per tahun.
Tuesday, 26 July 2011
Misteri Kematian Matahari dalam Al Qur'an
Dan Matahari berjalan ke tempat Peristirahatannya. Itu adalah keputusan dari Yang Mahakuasa, Yang Maha Mengetahui. (Surah Ya Sin, 38)
Matahari telah memancarkan panas selama sekitar 5 miliar tahun sebagai akibat dari reaksi kimia konstan berlangsung pada permukaannya. Pada saat yang ditentukan oleh Allah di masa depan, reaksi ini pada akhirnya akan berakhir, dan Matahari akan kehilangan semua energi dan akhirnya Mati. Dalam konteks itu, ayat di atas dapat dijadikan acuan bahwa pada suatu hari energi matahari akan segera berakhir. (Allah maha tahu akan kebenarannya).
Kata Arab “limustaqarrin” dalam ayat ini merujuk pada tempat tertentu atau waktu. Kata “tajrii” diterjemahkan sebagai “berjalan,” juga bermakna seperti “untuk bergerak, untuk bertindak cepat, untuk bergerak, mengalir.”
Tampaknya dari arti kata bahwa Matahari akan terus dalam perjalanannya dalam ruang dan waktunya, tetapi pergerakan ini akan berlanjut sampai waktu tertentu yang telah ditetapkan. Ayat “Ketika matahari dipadatkan dalam kegelapan,” (QS. at-takwir, 1) yang muncul dalam deskripsi Hari Kiamat, memberitahu kita bahwa seperti waktu itu akan datang. Waktu tersebut hanya diketahui oleh Allah.
Kata Arab “taqdiiru,” diterjemahkan sebagai “keputusan” dalam ayat tersebut, termasuk makna seperti “untuk menunjuk, untuk menentukan nasib sesuatu, untuk mengukur.” Dengan ungkapan dalam ayat 38 dari Surah Ya Sin, kita diberitahu bahwa masa hidup Matahari terbatas pada jangka waktu tertentu, yang ditahbiskan oleh Allah.
اللّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لأَجَلٍ مُّسَمًّى يُدَبِّرُ الأَمْرَ يُفَصِّلُ الآيَاتِ لَعَلَّكُم بِلِقَاء رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (QS. Ar-Ra’d, 2)
يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ
Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (Surah Fatir, 13)
Penggunaan kata “musamman” dalam ayat di atas menunjukkan bahwa masa hidup Matahari akan berjalan untuk “jangka waktu tertentu.” Analisis ilmiah tentang akhir Matahari menjelaskan sebagai mengkonsumsi 4 juta ton materi kedua, dan mengatakan bahwa Matahari akan mati ketika bahan bakar yang dimiliki semua telah dikonsumsi oleh matahari.
Tahap-tahap Pembentukan Hujan dalam Al Qur'an
Proses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan..
Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.
Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan,
"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)

Gambar di atas memperlihatkan butiran-butiran air yang lepas ke udara. Ini adalah tahap pertama dalam proses pembentukan hujan. Setelah itu, butiran-butiran air dalam awan yang baru saja terbentuk akan melayang di udara untuk kemudian menebal, menjadi jenuh, dan turun sebagai hujan. Seluruh tahapan ini disebutkan dalam Al Qur'an.
Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.
TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."
Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".
TAHAP KE-2: “...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.
TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.
Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:
Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.
Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan,
اللَّهُ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُ فِي السَّمَاء كَيْفَ يَشَاء وَيَجْعَلُهُ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ فَإِذَا أَصَابَ بِهِ مَن يَشَاء مِنْ عِبَادِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ
Gambar di atas memperlihatkan butiran-butiran air yang lepas ke udara. Ini adalah tahap pertama dalam proses pembentukan hujan. Setelah itu, butiran-butiran air dalam awan yang baru saja terbentuk akan melayang di udara untuk kemudian menebal, menjadi jenuh, dan turun sebagai hujan. Seluruh tahapan ini disebutkan dalam Al Qur'an.
Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.
TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."
Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".
TAHAP KE-2: “...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.
TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.
Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:
Garis Edar Benda Langit dalam Al Qur'an
Subhanallah. Jika kita mentadabburi Al Qur'an, akan kita temukan penjelasan tentang bagaimana benda-benda langit ini beredar. Dalam Al Qur'an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.
Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

(Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang, dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, Pencipta seluruh sekalian alam.)
Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur'an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex.
Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur'an sebagai berikut:
Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti.
Selama jutaan tahun, masing-masing seolah "berenang" sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.
Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.
Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur'an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern.
Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa "dipenuhi lintasan dan garis edar" sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur'an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur'an adalah firman Allah.
Sumber : Harun Yahya
وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya." (Al Qur'an, 21:33)Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
"Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." (Al Qur'an, 36:38)(Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang, dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, Pencipta seluruh sekalian alam.)
Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur'an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex.
Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur'an sebagai berikut:
وَالسَّمَاء ذَاتِ الْحُبُكِ
"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." (Al Qur'an, 51:7)Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti.
Selama jutaan tahun, masing-masing seolah "berenang" sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.
Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.
Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur'an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern.
Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa "dipenuhi lintasan dan garis edar" sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur'an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur'an adalah firman Allah.
Sumber : Harun Yahya
Rahasia Membangun Piramida Firaun
Sejak lama para ilmuwan bingung bagaimana cara sebuah piramida dibangun. Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini?
Dalam edisi tanggal 1 Desember 2006, Koran Amerika Times menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.
Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan.
Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat.
Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.
Piramida, dan lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.
Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.
Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan.
Dengan metode pembuatan batu besar melalui cara ini, sang profesor membutuhkan waktu sepuluh hari hingga mirip dengan batu aslinya.
Sebelumnya, seorang ilmuwan Belgia, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawaban dari rahasia di balik pembuatan batu besar di puncak-puncak piramida. Ia pun berkata, “Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi, sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.”
Selama ini, ilmuwan hanya mempunyai jawaban yang fiktif soal cara membangun piramida Firaun. Bagaimana mengangkat batu-batu besar yang jumlahnya mencapai 2,8 juta batu. Waktu itu, mereka menyatakan secara fiktif bahwa orang Mesir kuno memiliki kemampuan mengangkat jutaan batu yang beratnya sekitar lima atau enam ribu kilogram!
Penemuan oleh Profesor Prancis Joseph Davidovits soal batu-batu piramida yang ternyata terbuat dari olahan lumpur ini memakan waktu sekitar dua puluh tahun.
Dalam edisi tanggal 1 Desember 2006, Koran Amerika Times menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.
Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan.
Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat.
Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.
Piramida, dan lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan dibakar untuk diletakkan di tempat yang paling tinggi.
Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida.
Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan.
Dengan metode pembuatan batu besar melalui cara ini, sang profesor membutuhkan waktu sepuluh hari hingga mirip dengan batu aslinya.
Sebelumnya, seorang ilmuwan Belgia, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawaban dari rahasia di balik pembuatan batu besar di puncak-puncak piramida. Ia pun berkata, “Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi, sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.”
Selama ini, ilmuwan hanya mempunyai jawaban yang fiktif soal cara membangun piramida Firaun. Bagaimana mengangkat batu-batu besar yang jumlahnya mencapai 2,8 juta batu. Waktu itu, mereka menyatakan secara fiktif bahwa orang Mesir kuno memiliki kemampuan mengangkat jutaan batu yang beratnya sekitar lima atau enam ribu kilogram!
Penemuan oleh Profesor Prancis Joseph Davidovits soal batu-batu piramida yang ternyata terbuat dari olahan lumpur ini memakan waktu sekitar dua puluh tahun.
Sebuah penelitian yang luas tentang piramida Bosnia, "Piramida Matahari" dan menjelaskan bahwa batu-batunya terbuat dari tanah liat! Ini menegaskan bahwa metode ini tersebar luas di masa lalu. (Gambar dari batu piramida).
Bagian Otak Manusia yang Membuat Dusta
Selama ini, para ilmuwan tidak mengetahui di bagian otak mana pada manusia yang paling bertanggung jawab terhadap sebuah dusta atau kebohongan. Orang hanya tahu kalau dusta itu muncul dari sebuah ucapan, tapi tidak mengetahui kalau itu ada hubungannya dengan bagian tertentu dalam otak.
Setelah melakukan penelitian, akhirnya para ilmuwan menemukan sebuah kesimpulan. Bahwa, otak bagian depan yang terletak pada ubun-ubun itulah yang paling bertanggung jawab terhadap terjadinya dusta.
Kesimpulan ini, sebenarnya tergolong sangat telat jika dibandingkan dengan apa yang sudah diisyaratkan oleh Allah swt. dalam firman-Nya dalam Alquran. Bagian otak tersebut disebut Alquran dengan nama ‘nashiyah’ atau ubun-ubun.

Yang mengagumkan adalah bahwa Al-Quran sejak berabad-abad yang lalu telah berbicara tentang fungsi ubun-ubun ini ketika membicarakan Abu Jahl:
Allah swt. berfirman dalam Surah Al-‘Alaq ayat 15 dan 16.
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعَنْ بِالنَّاصِيَةِ * نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ“Ketahuilah, sungguh jika Dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya[1], (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
[1] Maksudnya: memasukkannya ke dalam neraka dengan menarik kepalanya.

Al-Quran memberikan sifat كاذبة خاطئة (mendustakan lagi durhaka). Kenyataan seperti inilah yang ditemukan para ilmuwan pada masa sekarang ini dengan menggunakan pemindaian resonansi magnetik.
Maha Suci Allah Yang telah menyatakan fakta ini yang menunjukkan kemukjizatan Al-Quran yang baru ditemukan pada masa sekarang ini.
Oleh : Abduldaim Al-Kahil
Sumber : eramuslim.com
Setelah melakukan penelitian, akhirnya para ilmuwan menemukan sebuah kesimpulan. Bahwa, otak bagian depan yang terletak pada ubun-ubun itulah yang paling bertanggung jawab terhadap terjadinya dusta.
Kesimpulan ini, sebenarnya tergolong sangat telat jika dibandingkan dengan apa yang sudah diisyaratkan oleh Allah swt. dalam firman-Nya dalam Alquran. Bagian otak tersebut disebut Alquran dengan nama ‘nashiyah’ atau ubun-ubun.
Yang mengagumkan adalah bahwa Al-Quran sejak berabad-abad yang lalu telah berbicara tentang fungsi ubun-ubun ini ketika membicarakan Abu Jahl:
Allah swt. berfirman dalam Surah Al-‘Alaq ayat 15 dan 16.
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعَنْ بِالنَّاصِيَةِ * نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
[1] Maksudnya: memasukkannya ke dalam neraka dengan menarik kepalanya.
Al-Quran memberikan sifat كاذبة خاطئة (mendustakan lagi durhaka). Kenyataan seperti inilah yang ditemukan para ilmuwan pada masa sekarang ini dengan menggunakan pemindaian resonansi magnetik.
Maha Suci Allah Yang telah menyatakan fakta ini yang menunjukkan kemukjizatan Al-Quran yang baru ditemukan pada masa sekarang ini.
Oleh : Abduldaim Al-Kahil
Sumber : eramuslim.com
Friday, 22 July 2011
9 FAEDAH DALAM SURAT AL-FATIHAH
Faedah Pertama: Kewajiban untuk mencintai Allah
Di dalam ayat ‘Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin’ terkandung al-Mahabbah/cinta. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah menjelaskan, “Di dalam ayat tersebut terkandung cinta karena Allah adalah Yang memberikan nikmat. Sedangkan Dzat yang memberikan nikmat itu dicintai sesuai dengan kadar nikmat yang diberikan olehnya.” (Syarh Ba’dhu Fawa’id Surah al-Fatihah, hal. 12)
Faedah Kedua: Kewajiban untuk berharap kepada Allah
Di dalam ayat ‘ar-Rahman ar-Rahim’ terkandung roja’/harapan. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah mengatakan, “Di dalam ayat tersebut terkandung pengharapan’.” (Syarh Ba’dhu Fawa’id Surah al-Fatihah, hal. 18).
Harapan merupakan tenaga yang akan memacu seorang insan. Dengan masih adanya harapan di dalam dirinya, maka dia akan bergerak dan melangkah, berjuang dan berkorban. Dia akan berdoa dan terus berdoa kepada Rabbnya
Faedah Ketiga: Kewajiban untuk takut kepada Allah
Di dalam ayat ‘Maaliki yaumid diin’ terkandung ajaran untuk khauf /merasa takut kepada hukuman Allah. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata, “Di dalamnya terkandung khauf/rasa takut.” (Syarh Ba’dhu Fawa’id Surah al-Fatihah, hal. 18).
Dengan adanya rasa takut inilah, seorang hamba akan menahan diri dari melanggar peraturan-peraturan Allah ta’ala. Dengan adanya rasa takut inilah, seorang hamba akan rela meninggalkan sesuatu yang disukainya kerana takut terjerumus ke dalam larangan dan kemurkaan-Nya. Ini kerana pada hari kiamat nanti, manusia akan mendapat balasan di atas amal-amalnya di dunia. Barangsiapa yang amalnya baik, maka baik pula balasannya Dan barangsiapa yang amalnya buruk, maka buruk pula balasannya
Faedah Keempat: Kewajiban untuk mentauhidkan Allah
Di dalam ayat ‘Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in’ terkandung ajaran untuk mentauhidkan Allah ta’ala. Syaikh as-Sa’di rahimahullah menjelaskan kandungan ayat ini:
“Maknanya adalah: Kami mengkhususkan ibadah dan isti’anah(meminta pertolongan) hanya untuk-Mu…” (Taisir al-Karim ar-Rahman [1/28])
.
Inilah hakikat ajaran Islam yaitu mempersembahkan segala bentuk ibadah kepada Allah semata. Ini karena tujuan itulah Allah menciptakan jin dan manusia. Untuk mendakwahkan itulah Allah mengutus para nabi dan rasul kepada umat manusia. Dengan ibadah yang ikhlas itulah seorang hamba akan boleh menjadi individu yang bertakwa dan mulia di sisi-Nya
Faedah Kelima: Kewajiban untuk bertawakal kepada-Nya
Hal ini terkandung di dalam potongan ayat ‘wa iyyaka nasta’in’. Kerana kita meyakini bahawa tidak ada yang menguasai manfaat dan mudharat kecuali Allah, tidak ada yang mengatur segala sesuatu kecuali Dia, maka semestinya kita pun bergantung dan berharap hanya kepada-Nya. Kita tidak boleh meminta pertolongan dalam perkara-perkara yang hanya dikuasai oleh Allah kepada selain-Nya.
Faedah Keenam: Kewajiban untuk meminta petunjuk kepada-Nya
Hal ini terkandung dalam ayat ‘Ihdinas shirathal mustaqim’. Hidayah merupakan anugerah daripada Allah ta’ala kepada hamba yang dipilih-Nya. Sedangkan hidayah itu terdiri dari dua macam; hidayah ilmu dan hidayah amal. Dan hidayah seperti itu diperlukan oleh manusia di setiap saat di dalam perjalanan hidupnya. Setiap hamba sentiasa memerlukan hidayah tersebut selama dia masih hidup di alam dunia ini. Oleh karena besarnya keperluan setiap hamba untuk memohon hidayah maka Allah pun mewajibkan mereka memintanya dalam sehari dan semalam minima tujuh belas kali di dalam sholat.
Faedah Ketujuh: Kewajiban untuk mengikuti Rasul dan para sahabatnya
Hal itu terkandung dalam ayat ‘Shirathalladzina an’amta ‘alaihim’. Jalan orang-orang yang mendapatkan kenikmatan dari Allah, yaitu jalan para nabi, orang-orang shiddiq, syuhada’ dan orang-orang salih. Allah ta’ala berfirman,
وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا
“Barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul, maka mereka itulah orang-orang yang akan bersama dengan orang-orang yang diberi kenikmatan oleh Allah iaitu para nabi, orang-orang shiddiq, syuhada’, dan orang-orang salih. Dan mereka itulah sebaik-baik teman.” (QS. an-Nisaa’: 69)
Faedah Kelapan: Kewajiban untuk mengamalkan ilmu
Hal ini terkandung dalam potongan ayat ‘Ghairil maghdhubi ‘alaihim’. Orang yang dimurkai itu adalah orang yang mengetahui kebenaran tetapi tidak mahu mengamalkannya. Sebagaimana orang-orang Yahudi dan yang mengikuti mereka. Syaikh Abdurrahman bin Naashir as-Sa’di rahimahullah berkata, “(Shirathal Mustaqim) adalah jalan terang yang akan membawa hamba menuju Allah dan masuk ke dalam Syurga-Nya. Hakikat jalan itu adalah mengetahui kebenaran dan mengamalkannya…” (Taisir Karimir Rahman, hal. 39). Sehingga jalan yang lurus itu menuntut seorang muslim untuk mengamalkan ilmunya.
Faedah Kesembilan: Kewajiban untuk beribadah di atas ilmu
Hal ini terkandung dalam potongan ayat ‘wa lad dhaallin’. Orang-orang yang sesat itu adalah orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah namun dengan cara yang tidak benar, sebagaimana kaum Nasrani.
Barakallahufiikum..
Berikut adalah Daftar Situs-situs Ilmu Islam yang InsyaAllah sangat bermanfaat, yang saya kumpulkan dari berbagai sumber. Silahkan di Copy Paste bagi yang berminat untuk menyimpannya sebagai referensi ilmiah. Dan bagi teman-teman yang ingin menambahkan sebagai referensi bisa di kolom komentar.
http://www.yufid.com/
http://ahlussunnah.info/cari/
(Islamic Search Engine - Mesin Pencari Ilmu Islam)
http://lidwa.com/app/
(Kitab Hadits Terjemahan)
http://konsultasisyariah.com/
(Konsultasi Syariah)
http://muslim.or.id/soaljawab/
(Tanya-Jawab Agama Islam)
http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah
(Kumpulan Ceramah/kajian Islam)
http://english.islamway.com/sindex.php?section=erecitorslist
(Download murottal / Qiroah Al Qur'an)
http://www.ahsan.tv/video-kajian/videos
(Download Video Kajian Ilmiyah)
http://yufid.org/mufiidah-perpustakaan-islam-digital/
(Perpustakaan Islam Digital)
=================
WEBSITE ILMU ISLAM
http://abul-jauzaa.blogspot.com/
http://www.alsofwah.or.id/
http://muslim.or.id/
http://www.abuayaz.co.cc/
http://abuzuhriy.com/
http://alqiyamah.wordpress.com/
http://pengusahamuslim.com/
http://almanhaj.or.id/
http://ahlulhadiits.wordpress.com/
http://assunnah-qatar.com/
http://salafiyunpad.wordpress.com/
http://www.salafy.or.id/
http://www.darussalaf.or.id/
http://darussunnah.or.id/
http://almakassari.com/
http://kaahil.wordpress.com/
http://www.mufiidah.net/
http://ekonomisyariat.com/
http://ainuamri.wordpress.com/
http://ahlussunnah.info/
http://www.raudhatulmuhibbin.org/
http://www.daarussunnah.co.nr/
http://salafyitb.wordpress.com/
http://assunnah.web.id/
http://annaufal.co.cc/
http://quranicaudio.com/
http://ulamasunnah.wordpress.com/
http://perpustakaan-islam.com/
http://samuderailmu.wordpress.com/
http://www.desasalaf.co.cc/
http://ngaji-online.com/
http://haditsarbain.wordpress.com/
http://badaronline.com/
http://arabindo.co.nr/
http://syaikhulislam.wordpress.com/
http://tholib.wordpress.com/
http://alghuroba.org/front/
http://moslemsunnah.wordpress.com/
=================
WEBSITE AKHWAT, MUSLIMAH DAN REMAJA
http://muslimah.or.id/
http://remajaislam.com/
http://akhwat.web.id/
http://jilbab.or.id/
http://sobat-muda.com/
http://menikahsunnah.wordpress.com/
http://ummusalma.wordpress.com/
http://shalihah.com/
http://ummushofiyya.wordpress.com/
http://ummushofi.wordpress.com/
=================
WEBSITE / BLOG PARA USTADZ
http://www.kajianislam.net/------------> Ust Abdullah Hadrami
http://rumaysho.com/-----------------> Ust Muhammad Abduh
http://abusalma.net/------------------> Ust Abu Salma Al Atsary
http://abusalma.wordpress.com/-------> Ust Abu Salma Al Atsary
http://nasihatonline.wordpress.com/----> Ust Sofyan Chalid Ruray
http://al-atsariyyah.com/--------------> Ust Hammad Abu Muawwiyah
http://firanda.com/-------------------> Ust. Firanda Andirja
http://abuyahyabadrusalam.com/-------> Ust Badrusalam, Lc
http://ustadzkholid.com/--------------> Ust Kholid Syamhudi, Lc
http://ustadzaris.com/ ----------------> Ust Aris Munandar, SS
http://media-ilmu.com/ --------------> Ust Zainal Abidin, Lc
http://abuhaidar.web.id/ --------------> Ust Abu Haidar
http://ahmadsabiq.com/ --------------> Ust Ahmad Sabiq
http://abuzubair.net/ -----------------> Ust Abu Zubair Al Hawary
http://abumushlih.com/----------------> Ust Abu Mushlih
http://ustadzfaiz.com/-----------------> Ust Ahmas Faiz Asifuddin.
http://ustadzmuslim.com/-------> Ust Abu Isma’il Muslim Al Atsari
http://noorakhmad.blogspot.com/------> Ust Abu Ali
http://abu0dihyah.wordpress.com/-----> Ust Marwan
http://abuthalib.blogspot.com/------> Ust Andy Abu Thalib al Atsary
http://basweidan.wordpress.com/---> Ust Abu Hudzaifah al Atsary, Lc.
http://alhujjah.wordpress.com/--------> Ust Abdul Mu’thi
http://adniku.wordpress.com/---------> Ust Adni Kurniawan, Lc.
http://sabilulilmi.wordpress.com/------> Ust Resa Gunarsa, Lc.
http://www.zainalabidin.org/----------->Ust Zainal Abidin, Lc.
http://tanyajawabagamaislam.blogspot.com/ Ustadz Abdullah Roy, Lc.
http://www.ustadzabuihsan.blogspot.com/ Ust Abu Ihsan Al Atsari
http://www.alisamanhasan.blogspot.com/ Ust Ali Saman Hasan, Lc.
http://fariqgasimanuz.wordpress.com/ Ust Fariq Gazim An-Nuz
http://abumushlih.com/ ----------> Ust Abu Mushlih Ari Wahyudi
http://muhammad-assewed.blogspot.com/ Ust Muhammad As Sewed
http://albamalanjy.wordpress.com/--> Ust Abu Ubaidillah Al Bamalanjiy
http://abiubaidah.com/ ----------> Ust Abu Ubaidah As Sidawi
http://www.serambimadinah.com/> Mahasiswa Univ. Islam Madinah KSA
http://abuabdurrahman.com/ ---> Mahasiswa Univ. Al-Azhar Mesir
http://addariny.wordpress.com/-> Ust Musyaffa ad Dariniy, Lc.
http://abuabdurrahman.com/----> Ust Abu Abdirrahman (Al Azhar)
http://rumahbelajaribnuabbas.wordpress.com/(Ust Abu Khaulah)
http://ustadzridwan.com/ ------------------> Ust Ridwan
=================
http://www.yufid.com/
http://ahlussunnah.info/cari/
(Islamic Search Engine - Mesin Pencari Ilmu Islam)
http://lidwa.com/app/
(Kitab Hadits Terjemahan)
http://konsultasisyariah.com/
(Konsultasi Syariah)
http://muslim.or.id/soaljawab/
(Tanya-Jawab Agama Islam)
http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah
(Kumpulan Ceramah/kajian Islam)
http://english.islamway.com/sindex.php?section=erecitorslist
(Download murottal / Qiroah Al Qur'an)
http://www.ahsan.tv/video-kajian/videos
(Download Video Kajian Ilmiyah)
http://yufid.org/mufiidah-perpustakaan-islam-digital/
(Perpustakaan Islam Digital)
=================
WEBSITE ILMU ISLAM
http://abul-jauzaa.blogspot.com/
http://www.alsofwah.or.id/
http://muslim.or.id/
http://www.abuayaz.co.cc/
http://abuzuhriy.com/
http://alqiyamah.wordpress.com/
http://pengusahamuslim.com/
http://almanhaj.or.id/
http://ahlulhadiits.wordpress.com/
http://assunnah-qatar.com/
http://salafiyunpad.wordpress.com/
http://www.salafy.or.id/
http://www.darussalaf.or.id/
http://darussunnah.or.id/
http://almakassari.com/
http://kaahil.wordpress.com/
http://www.mufiidah.net/
http://ekonomisyariat.com/
http://ainuamri.wordpress.com/
http://ahlussunnah.info/
http://www.raudhatulmuhibbin.org/
http://www.daarussunnah.co.nr/
http://salafyitb.wordpress.com/
http://assunnah.web.id/
http://annaufal.co.cc/
http://quranicaudio.com/
http://ulamasunnah.wordpress.com/
http://perpustakaan-islam.com/
http://samuderailmu.wordpress.com/
http://www.desasalaf.co.cc/
http://ngaji-online.com/
http://haditsarbain.wordpress.com/
http://badaronline.com/
http://arabindo.co.nr/
http://syaikhulislam.wordpress.com/
http://tholib.wordpress.com/
http://alghuroba.org/front/
http://moslemsunnah.wordpress.com/
=================
WEBSITE AKHWAT, MUSLIMAH DAN REMAJA
http://muslimah.or.id/
http://remajaislam.com/
http://akhwat.web.id/
http://jilbab.or.id/
http://sobat-muda.com/
http://menikahsunnah.wordpress.com/
http://ummusalma.wordpress.com/
http://shalihah.com/
http://ummushofiyya.wordpress.com/
http://ummushofi.wordpress.com/
=================
WEBSITE / BLOG PARA USTADZ
http://www.kajianislam.net/------------> Ust Abdullah Hadrami
http://rumaysho.com/-----------------> Ust Muhammad Abduh
http://abusalma.net/------------------> Ust Abu Salma Al Atsary
http://abusalma.wordpress.com/-------> Ust Abu Salma Al Atsary
http://nasihatonline.wordpress.com/----> Ust Sofyan Chalid Ruray
http://al-atsariyyah.com/--------------> Ust Hammad Abu Muawwiyah
http://firanda.com/-------------------> Ust. Firanda Andirja
http://abuyahyabadrusalam.com/-------> Ust Badrusalam, Lc
http://ustadzkholid.com/--------------> Ust Kholid Syamhudi, Lc
http://ustadzaris.com/ ----------------> Ust Aris Munandar, SS
http://media-ilmu.com/ --------------> Ust Zainal Abidin, Lc
http://abuhaidar.web.id/ --------------> Ust Abu Haidar
http://ahmadsabiq.com/ --------------> Ust Ahmad Sabiq
http://abuzubair.net/ -----------------> Ust Abu Zubair Al Hawary
http://abumushlih.com/----------------> Ust Abu Mushlih
http://ustadzfaiz.com/-----------------> Ust Ahmas Faiz Asifuddin.
http://ustadzmuslim.com/-------> Ust Abu Isma’il Muslim Al Atsari
http://noorakhmad.blogspot.com/------> Ust Abu Ali
http://abu0dihyah.wordpress.com/-----> Ust Marwan
http://abuthalib.blogspot.com/------> Ust Andy Abu Thalib al Atsary
http://basweidan.wordpress.com/---> Ust Abu Hudzaifah al Atsary, Lc.
http://alhujjah.wordpress.com/--------> Ust Abdul Mu’thi
http://adniku.wordpress.com/---------> Ust Adni Kurniawan, Lc.
http://sabilulilmi.wordpress.com/------> Ust Resa Gunarsa, Lc.
http://www.zainalabidin.org/----------->Ust Zainal Abidin, Lc.
http://tanyajawabagamaislam.blogspot.com/ Ustadz Abdullah Roy, Lc.
http://www.ustadzabuihsan.blogspot.com/ Ust Abu Ihsan Al Atsari
http://www.alisamanhasan.blogspot.com/ Ust Ali Saman Hasan, Lc.
http://fariqgasimanuz.wordpress.com/ Ust Fariq Gazim An-Nuz
http://abumushlih.com/ ----------> Ust Abu Mushlih Ari Wahyudi
http://muhammad-assewed.blogspot.com/ Ust Muhammad As Sewed
http://albamalanjy.wordpress.com/--> Ust Abu Ubaidillah Al Bamalanjiy
http://abiubaidah.com/ ----------> Ust Abu Ubaidah As Sidawi
http://www.serambimadinah.com/> Mahasiswa Univ. Islam Madinah KSA
http://abuabdurrahman.com/ ---> Mahasiswa Univ. Al-Azhar Mesir
http://addariny.wordpress.com/-> Ust Musyaffa ad Dariniy, Lc.
http://abuabdurrahman.com/----> Ust Abu Abdirrahman (Al Azhar)
http://rumahbelajaribnuabbas.wordpress.com/(Ust Abu Khaulah)
http://ustadzridwan.com/ ------------------> Ust Ridwan
=================
Subscribe to:
Posts (Atom)

![WAQAF SHADAQAH JARIYAH MILIK UTSMAN BIN AFFAN DI MADINAH
Apakah Anda tahu kalau sahabat nabi khalifah Utsman bin Affan adalah seorang pebisnis yang kaya raya, namun mempunyai sifat murah hati dan dermawan. Dan ternyata beliau radhiallahu ‘anhu sampai saat ini memiliki rekening di salah satu bank di Saudi, bahkan rekening dan tagihan listriknya juga masih atas nama beliau.
Bagaimana ceritanya sehingga beliau memiliki hotel atas namanya di dekat Masjid Nabawi..??
Diriwayatkan di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kota Madinah pernah mengalami panceklik hingga kesulitan air bersih. Karena mereka (kaum muhajirin) sudah terbiasa minum dari air zamzam di Mekah. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sebuah sumur milik seorang Yahudi, SUMUR RAUMAH namanya. Rasanya pun mirip dengan sumur zam-zam. Kaum muslimin dan penduduk Madinah terpaksa harus rela antri dan membeli air bersih dari Yahudi tersebut.
Prihatin atas kondisi umatnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda : “Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surgaNya Allah Ta’ala” (HR. Muslim).
Adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang kemudian segera bergerak untuk membebaskan sumur Raumah itu. Utsman segera mendatangi Yahudi pemilik sumur dan menawar untuk membeli sumur Raumah dengan harga yang tinggi. Walau sudah diberi penawaran yang tertinggi sekalipun Yahudi pemilik sumur tetap menolak menjualnya, “Seandainya sumur ini saya jual kepadamu wahai Utsman, maka aku tidak memiliki penghasilan yang bisa aku peroleh setiap hari” demikian Yahudi tersebut menjelaskan alasan penolakannya.
Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang ingin sekali mendapatkan balasan pahala berupa Surga Allah Ta’ala, tidak kehilangan cara mengatasi penolakan Yahudi ini.
“Bagaimana kalau aku beli setengahnya saja dari sumurmu” Utsman, melancarkan jurus negosiasinya.
“Maksudmu?” tanya Yahudi keheranan.
“Begini, jika engkau setuju maka kita akan memiliki sumur ini bergantian. Satu hari sumur ini milikku, esoknya kembali menjadi milikmu kemudian lusa menjadi milikku lagi demikian selanjutnya berganti satu-satu hari. Bagaimana?” jelas Utsman.
Yahudi itupun berfikir cepat,”… saya mendapatkan uang besar dari Utsman tanpa harus kehilangan sumur milikku”. Akhirnya si Yahudi setuju menerima tawaran Utsman tadi dan disepakati pula hari ini sumur Raumah adalah milik Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu.
Utsman pun segera mengumumkan kepada penduduk Madinah yang mau mengambil air di sumur Raumah, silahkan mengambil air untuk kebutuhan mereka GRATIS karena hari ini sumur Raumah adalah miliknya. Seraya ia mengingatkan agar penduduk Madinah mengambil air dalam jumlah yang cukup untuk 2 hari, karena esok hari sumur itu bukan lagi milik Utsman.
Keesokan hari Yahudi mendapati sumur miliknya sepi pembeli, karena penduduk Madinah masih memiliki persedian air di rumah. Yahudi itupun mendatangi Utsman dan berkata “Wahai Utsman belilah setengah lagi sumurku ini dengan harga sama seperti engkau membeli setengahnya kemarin”. Utsman setuju, lalu dibelinya seharga 20.000 dirham, maka sumur Raumahpun menjadi milik Utsman secara penuh.
Kemudian Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu mewakafkan sumur Raumah, sejak itu sumur Raumah dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk Yahudi pemilik lamanya.
Setelah sumur itu diwakafkan untuk kaum muslimin… dan setelah beberapa waktu kemudian, tumbuhlah di sekitar sumur itu beberapa pohon kurma dan terus bertambah. Lalu Daulah Utsmaniyah memeliharanya hingga semakin berkembang, lalu disusul juga dipelihara oleh Pemerintah Saudi, hingga berjumlah 1550 pohon.
Selanjutnya pemerintah, dalam hal ini Departemen Pertanian Saudi menjual hasil kebun kurma ini ke pasar-pasar, setengah dari keuntungan itu disalurkan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin, sedang setengahnya ditabung dan disimpan dalam bentuk rekening khusus milik beliau di salah satu bank atas nama Utsman bin Affan, di bawah pengawasan Departeman Pertanian.
wakaf sahabat usman Rekening dan Hotel Atas Nama Khalifah Utsman bin Affan
Begitulah seterusnya, hingga uang yang ada di bank itu cukup untuk membeli sebidang tanah dan membangun hotel yang cukup besar di salah satu tempat yang strategis dekat Masjid Nabawi.
Bangunan hotel itu sudah pada tahap penyelesaian dan akan disewakan sebagai hotel bintang 5. Diperkirakan omsetnya sekitar RS 50 juta per tahun. Setengahnya untuk anak2 yatim dan fakir miskin, dan setengahnya lagi tetap disimpan dan ditabung di bank atas nama Utsman bin Affan radhiyallahu anhu.
Subhanallah,… Ternyata berdagang dengan Allah selalu menguntungkan dan tidak akan merugi..
Ini adalah salah satu bentuk sadakah jariyah, yang pahalanya selalu mengalir, walaupun orangnya sudah lama meninggal..
Disebutkan di dalam hadits shahih dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”. [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i]
Dan disebutkan pada hadits yang lain riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لاِبْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia”.
Like dan sebarkan, agar manfaat dari informasi ini tidak hanya berhenti pada anda, tapi juga bisa dirasakan oleh orang lain, sekaligus merangkai jaring pahala
Aamiin' :)
Oleh : Ustadz Shalahuddin AR Daeng Nya’la](https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s403x403/563486_666438180033780_1602416878_n.jpg)






