Thursday, 3 February 2011

Berbagi Kebahagiaan

Seorang pemuda berangkat
kerja dipagi Hari.
Memanggil taxi, dan naik…
‘Selamat pagi Pak,’…katanya
menyapa sang sopir taxi terlebih
dulu …
‘Pagi yang cerah bukan?’
sambungnya sambil tersenyum,…
lalu bersenandung kecil.
Sang sopir tersenyum melihat
keceriaan penumpangnya,
dengan senang hati, Ia
melajukan taxinya.
Sesampainya ditempat tujuan..
Pemuda itu membayar dengan
selembar 20ribuan, untuk argo
yang hampir 15 ribu.
‘Kembaliannya buat bapak saja…
selamat bekerja Pak..’ kata
pemuda dengan senyum.
‘Terima kasih…’ jawab Pak sopir
taxi dengan penuh syukur…
‘Wah.. aku bisa sarapan dulu
nih… Pikir sopir taxi itu…
Dan ia pun menuju kesebuah
warung.
‘Biasa Pak?’ tanya si mbok
warung.
‘Iya biasa.. Nasi sayur… Tapi.. Pagi
ini tambahkan sepotong
ayam ’..jawab Pak sopir dengan
tersenyum.
Dan, ketika membayar nasi , di
tambahkannya seribu rupiah
‘ Buat jajan anaknya si mbok,..
‘begitu katanya.
Dengan tambahan uang jajan
seribu, pagi itu anak si mbok
berangkat kesekolah dengan
senyum lebih lebar.
Ia bisa membeli 2 buah roti pagi
ini … Dan diberikannya pada
temannya yang tidak punya
bekal.
Begitulah…cerita bisa
berlanjut..Bergulir… .seperti bola
salju…
Pak sopir bisa lebih bahagia Hari
itu …Begitu juga keluarga si
mbok…Teman2 si anak…keluarga
mereka…Semua tertular
kebahagiaan…
Kebahagiaan, seperti juga
kesusahan, bisa menular
kepada siapa saja disekitar
Kita.
Kebahagiaan adalah sebuah
pilihan …
Siapkah kita menularkan
kebahagiaan hari ini?
Yook..Mari Berbagi
kebahagiaan …

No comments:

Post a Comment

Silakan tulis komentar anda disini, terimakasih.