Jumat, 22 Juli 2011

===:::-- ZIKIR MEMBUAT HATI MENJADI TENANG --::===




Kata zikir berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘menyebut’ atau ‘mengingat’. Arti zikir dalam agama islam adalah mengucap atau menyebut Asmaul Husna atau nama-nama Allah SWT atau kalimat-kalimat thoyyibah lainnya, yang tujuannya agar kita dapat selalu ingat kepada Allah SWT.

Zikir dapat kita lakukan kapan saja, terutama ketika kita setelah selesai melakukan sholat, baik sholat wajib maupun sholat sunat. Zikir juga dapat dilakukan di mana saja, asalkan di tempat yang suci dan terhindar dari tempat yang kotor dan najis. 

Dalam berzikir kita harus melakukannya dengan hati yang tulus dan ikhlas, dalam keadaan tenang, dengan suara yang lembut, dengan suasana yang khusyuk, dan dilakukan dengan niat karena Allah SWT.

Apabila kita selalu ber-zikir kepada Allah SWT, maka akan membuat hati kita menjadi tenang. Selain itu juga zikir dapat menenangkan jiwa, dapat mengusir setan, akan mendapat perlindungan dari Allah SWT dan meningkatkan keimanan kita serta kelak akan mendapatkan kebahagiaan dari Allah SWT.

Macam-macam bacaan zikir yang mungkin sudah kita ketahui, diantaranya yaitu :

1. Laa ilaahaillallah, artinya : Tidak ada tuhan selain Allah SWT

2. Allahu Akbar, artinya : Allah Maha Besar

3. Subhaanallah, artinya : Maha Suci Allah

4. Alhamdulillah, artinya : Segala Puji Bagi Allah

5. Astaghfirullahal adzim, artinya : Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung

dan masih banyak macam zikir yang lainnya.

Walaupun zikir sering kita katakan sebagai upaya untuk mengingat Allah SWT, namun pada dasarnya zikir yang kita lakukan adalah suatu kesadaran yang penuh yang ada dalam diri kita, bahwa setiap langkah kita, setiap gerak-gerik kita dan setiap yang kita lakukan dalam aspek kehidupan kita, semua itu tidak terlepas dari pengawasan Allah SWT.

Jika kita sadar akan kehadiran Allah SWT dalam kehidupan kita dan jika kita selalu sadar bahwa Allah SWT selalu mengawasi kehidupan kita, maka hal ini akan membuat kehidupan kita menjadi tenang dan tenteram. Karena kalau kehidupan kita selalu ada kehadiran Allah SWT dan dalam pengawasan Allah SWT, maka Allah SWT pasti akan mengarahkan kita untuk bisa hidup humanis, amanah, disiplin, dan taat akan aturan yang berlaku.

Banyak orang menanyakan, mengapa kita masih sering merasakan sedih, selalu tidak tenang, suka gelisah dan bahkan gamang dalam menjalani hidup, padahal kita suka ber-zikir dan bahkan sering kita melakukan zikir ?

Imam Al-Ghjazali dalam kitabnya Ihya ‘Ulumuddin menjelaskan tentang keajaiban hati. Beliau mengilustrasikan, jika seseorang sedang berjalan lalu ada anjing yang hendak mengganggu dan dia menghardiknya, maka anjing itu akan segera pergi. Namun bila di sekitarnya banyak tulang dan daging yang menjadi makanannya, maka anjing tersebut tidak akan pergi meskipun dihardik dengan keras. Kalaupun dia pergi, paling hanya sebentar untuk kemudian mengintai lagi, menunggu kita lengah lalu segera kembali.

Melalui ilustrasi tersebut, Al-Ghazali ingin menjelaskan kepada kita bahwa zikir itu ibarat sebuah hardikan terhadap setan. Zikir baru akan efektif kalau hati kita bersih dari makanan setan. Kalau hati kita sudah bersih, maka zikir akan mampu menghardik setan. Sebaliknya bila hati kita dipenuhi dengan makanan setan, maka zikir sebanyak apa pun tidak akan sanggup mengusir setan. Bahkan setan akan ikut berzikir pula dalam hati kita. Oleh sebab itu tidak ada pilihan lain, bila ingin zikir kita efektif dan mempunyai kekuatan, maka kita harus membersihkan hati kita dari segala macam makanan setan.

Al-Ghazali menambahkan, makanan setan menjadi peluang dan pintu masuk bagi setan dan pintu masuknya adalah segala bentuk penyakit hati. Di antara akses masuknya setan yang merupakan penyakit hati yang sering menyerang manusia adalah ambisi atau keinginan yang sangat rakus dan selalu ingin mendapatkan lebih, sehingga akibatnya orang itu menjadi tuli dan buta mata hatinya dan rela melakukan apa saja.

Saya mengajak kepada diri saya pribadi dan juga kepada sahabat serta saudara-ku sekalian , marilah kita selalu membasahi lidah dan bibir kita dengan kalimat zikir, kalimat yang bisa membuat hati kita menjadi tenang dan selalu ingat kepada Allah SWT serta jiwa kita ini akan menjadi semakin rindu pada-Nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan tulis komentar anda disini, terimakasih.